3 Nelayan Sumut Terkena Tembakan Aparat Terkait Kasus Pencurian Ikan di Perairan Rohil

Kompas.com - 11/09/2018, 21:07 WIB
Tiga kapal berbendera Malaysia yang melakukan ilegal fishing sesaat sebelum diledakkan di perairan Langsa, Aceh, Selasa (5/4/2016)KOMPAS.COM/MASRIADI Tiga kapal berbendera Malaysia yang melakukan ilegal fishing sesaat sebelum diledakkan di perairan Langsa, Aceh, Selasa (5/4/2016)


MEDAN, KOMPAS.com - Sebelas nelayan warga Pematangbaru Dusun II Kepulauan Perjuangan, Kecamatan Teluknibung, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diduga melakukan pencurian ikan di perairan Pulau Panipahan, Kecamatan Palika dan perairan Pulau Halang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, pada Minggu (9/9/2018) malam.

Satuan Polisi Air Polres Rohil yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran dan penindakan dengan menurunkan empat personel Gakkum Satpolair Polres Rohil ke wilayah hukum Polsek Panipahan.

Petugas melakukan pengadangan dan memberikan tembakan, namun tidak diindahkan para pelaku. Mereka malah menabrak kapal yang dibawa polisi.

"Personel menembak ke arah kapal, mengenai badan kapal tiga pelaku. Satu di antaranya meninggal dengan luka tembak di dada. Dua orang lagi kritis dengan luka di kepala dan pinggul," kata Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, kepada wartawan pada Senin (10/9/2018) petang.


Baca juga: Menteri Susi Duga ada Pencurian Ikan di Sulut oleh Perusahaan Filipina

Pelaku yang tewas bernama Manggor, dua lain yang kritis adalah Agus dan Iwan. Sementara, delapan pelaku lain yakni Sumiran alias Sumpel (41), Izil alias Geleng (34), Nuryadin Saputra (23), Zulkifli alias Ikip (24), Hery alias Herman alias Eman (25), Karlan alias Alan, dan Safrudin alias Udin (45).

Sigit mengatakan, para pelaku diduga melakukan illegal fishing dengan mencuri kerang. Para pelaku memasuki perairan Rohil dengan menumpangi tujuh kapal.

Para pelaku dan barang bukti kapal penangkap kerang milik Omsi (39), warga Jalan Kereta Api Kelurahan II Kepuluan Kota Tanjungbalai, Kecamatan Teluknibung, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, serta 50 goni kerang diamankan di Satpolair Polres Rohil di Bagansiapi-api.

"Kapolsek dan kanit provost Polsek Panipahan sudah membawa pelaku yang meninggal dan terluka ke rumah duka di Sumatera Utara. Informasi tambahan, selama ini sudah sering kapal nelayan dari luar Rohil melakukan pencurian hasil laut. Ini sangat meresahkan masyarakat," ujar Sigit.

Tiba di Medan

Dua pelaku yang mengalami luka tembak yakni Irwansyah (31) dan Agus Salim (26) tiba di Rumah Sakit Umum Pemerintah Haji Adam Malik Medan (RSUPHAM) pada Senin (10/9/2018) sekira pukul 18.22 WIB.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X