Sering "Video Call" Lewat WhatsApp, Foto Bugil Remaja Ini Disebar ke Medsos

Kompas.com - 10/09/2018, 20:06 WIB
YN (17) saat melaporkan pacarnya inisial RS di Polresta Palembang, setelah foto bugilnya tersebar di media sosial, Senin (10/9/2018). KOMPAS.com/ Aji YK PutraYN (17) saat melaporkan pacarnya inisial RS di Polresta Palembang, setelah foto bugilnya tersebar di media sosial, Senin (10/9/2018).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Salah satu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial YN (17) terancam dikeluarkan oleh pihak sekolah atas insiden foto bugilnya yang tersebar di berbagai media sosial ( medsos).

Tersebarnya foto bugil YN tersebut baru diketahui remaja tersebut setelah pihak sekolah memanggilnya dan menanyakan kepada dia atas tersebarnya foto screen shot yang memperlihatkan sebagian anggota tubuhnya.

Menurut YN, penyebar foto tersebut adalah pacarnya sendiri. YN pun langsung melaporkan kasus tersebut bersama ibunya ke Polresta Palembang, Senin (10/9/2018).


YN mengatakan, dia mengenal pelaku RS (15) dari medsos. Selanjutnya kedua muda-mudi ini sering berkomunikasi lewat WhatsApp.

Kampus Istirahatkan Dosen yang Diduga Minta Rp 2.000 dan Viral di Medsos

Satu bulan lamanya menjalin komunikasi, pasangan dimabuk cinta ini memutuskan untuk menjalin tali asmara.

Di tengah jalan, YN pun memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan mereka, hingga RS pun marah dan mengancam menyebarkan hasil screen shot video call bugil korban.

“Dia marah karena tidak mau putus, saya baru tahu foto screen shot itu disebar lewat grup WA,” kata YN.

Sedangkan GS (50), ibu korban mengatakan, peristiwa itu sangat mencoreng nama baik keluarganya. Bahkan YN pun terancam tidak dapat melanjutkan sekolah karena ulah pelaku.

Ini Pesan WhatsApp Sopir Taksi Online yang Ditemukan Tewas di Sumedang 

“Jadi kami laporkan pencemaran nama baik, anak saya ini korban. Hampir dikeluarkan dari sekolah gara-gara foto itu. Saya minta polisi segera menangkapnya,” ujar GS yang merupakan warga kawasan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang ini.

Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Haryadi mengaku saat ini korban sedang diperiksa untuk mengejar pelaku.

“Akan ditindaklanjuti oleh unit PPA Polresta Palembang, diduga pelaku adalah teman dekat korban sendiri,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Regional
Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Regional
Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Regional
Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Regional
Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X