Buaya Muara Raksasa Ditemukan Mati Setelah Ditangkap Warga

Kompas.com - 04/09/2018, 07:02 WIB
Ilustrasi buaya muara sepanjang 5 meter di TMII, Senin (18/6/2018) KOMPAS.com/STANLY RAVELIlustrasi buaya muara sepanjang 5 meter di TMII, Senin (18/6/2018)

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA) Riau mengevakuasi bangkai buaya muara (Crocodylus porosus) di Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau. Buaya raksasa tersebut mati setelah ditangkap warga setempat.

" Buaya muara ini panjangnya 4,2 meter. Jenis kelamin jantan. Beratnya sekitar 350 sampai dengan 400 kilogram," ucap Kepala BBKSDA Riau, Suharyono pada wartawan, Senin (3/9/2018).

Dia mengatakan, bangkai buaya muara dikuburkan karena sudah mengeluarkan bau menyengat.

"Sebelum dikuburkan, kita melakukan pengamatan fisik. Sehingga ditemukan luka yang mengeluarkan cairan yang berasal dari lobang di atas otaknya," ungkap Suharyono.


Baca juga: Gara-gara Buaya, Tak Ada Pesta 17-an di Sungai Deli Medan

Namun, sambung dia, belum diketahui penyebab luka di kepala buaya tersebut.

Lebih lanjut, Suharyono menjelaskan, buaya muara ini sebelumnya ditangkap oleh warga Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (2/9/2018).

"Warga melaporkan penangkapan buaya muara itu ke Resort Bukit Batu. Petugas langsung menuju ke lokasi," kata Suharyono.

Namun, setibanya sejumlah petugas ke lokasi, buaya muara tersebut ditemukan sudah mati.

"Lalu kemudian, bangkai buaya dievakuasi untuk dibawa ke BBKSDA di Pekanbaru menggunakan truk," tutup Suharyono.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X