Cabuli Pelajar di Kebun Sawit, Pria Beristri Ditangkap Polisi

Kompas.com - 29/08/2018, 22:19 WIB
Ilustrasi pencabulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pencabulan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - NA (22) seorang pria beristri di Dusun Kumu Nogori, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ditangkap polisi.

Ia ditangkap karena mencabuli seorang pelajar (16) di kebun sawit milik warga di Dusun Kumu Nogori, Minggu (19/8/2018), pukul 05.00 WIB. 

Kapolres Rohul AKBP Hasyim Risahondua mengatakan, pelaku pencabulan anak di bawah umur itu ditangkap pada Selasa (28/8/2018).

"Pelaku NA ditangkap sedang tidur di rumahnya di Dusun Kumu Nogori oleh jajaran Polsek Rambah Hilir. Barang bukti diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya," ungkap Hasyim, Rabu (29/8/2018).

Baca juga: Pelaku Pencabulan 8 Anak di Surabaya Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Hasyim menjelaskan, kasus ini bermula ketika orangtua korban melihat gelagat anaknya mencurigakan.

Sebab sejak Sabtu (18/8/2018), korban tidak pulang ke rumah. Namun, korban tidak mau mengaku apa yang sedang dialaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian pada Minggu (26/8/2018) pagi, ibu korban bertemu dengan seorang temannya dan mengatakan bahwa anak korban pulang pagi.

"Ada warga yang mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan istri pelaku dan mengakui kalau suaminya pacaran dengan korban," tutur Hasyim.

Baca juga: Bunuh Waria Saat Akan Diperkosa, Remaja Ini Divonis 13 Tahun Penjara

Atas pernyataan warga, korban kembali ditanya orangtuanya. Korban pun mengakui, dirinya telah dipaksa pelaku berhubungan badan.

"Korban mengaku ditarik ke dalam kebun sawit dan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan," kata Hasyim.

Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Rambah Hilir mendapat informasi bahwa pelaku berada di rumahnya dan dilakukan penangkapan.

"Pelaku saat ini ditahan di Polsek Rambah Hilir," ujarnya.

Pelaku, sambung Hasyim, dijerat UU Perlindungan Anak. Ia diancaman 15 tahun penjara.

Kompas TV Polres Cilegon menangkap seorang pria paruh baya yang diduga melakukan tindak asusila pada 13 anak di bawah umur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Optimis Pembangunan 14.142 unit RTLH Wonogiri Selesai Pada 2024

Bupati Jekek Optimis Pembangunan 14.142 unit RTLH Wonogiri Selesai Pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.