Pesan Idul Adha dari Soekarwo dan Khofifah Seusai Serahkan Sapi Kurban Jokowi

Kompas.com - 22/08/2018, 13:13 WIB
Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018). KOMPAS.com/GHINAN SALMANGubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Seusai menunaikan ibadah shalat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Rabu (22/8/2018), Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis sapi kurban ke Masjid Al-Akbar Surabaya.

Dalam kesempatan yang sama, Soekarwo juga menyerahkan sapi dari Presiden Jokowi.

"Bismillah, sapi kurban dari Pak Jokowi dengan berat satu ton, saya serahkan ke masjid agar disampaikan pada fakir miskin," ujar Soekarwo.

Baca juga: Shalat Idul Adha, Saat Jembatan Ampera Jadi Lautan Manusia

Usai penyerahan sapi kurban, Soekarwo meminta masyarakat untuk terus meneladani sosok Nabi Ibrahim yang ikhlas mengorbankan anakanya, yakni Nabi Ismail.

Menurut Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, Hari Raya Idul Adha yang diperingati setahun sekali adalah berkat Nabi Ibrahim.

"Beliau ikhlas dan juga semangat berkurban, imannya sangat kuat bertakwa kepada Allah. Ini konsep agar ketakwaan umat kemudiaan didasari iman kuat," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa kurban ini kembali akan menjadi bagian dari penguatan kepedulian sosial.

Baca juga: OTT Pungli SIM, Kapolres Kediri Terima Rp 50 Juta Tiap Minggu

Equality before the law atau kesetaraan di hadapan hukum, sambung Khofifah, bisa tersapa karena pembagian hewan kurban.

Sesungguhnya, menurut dia, kurban tidak hanya untuk komunitas Muslim, tetapi dagingnya untuk seluruh masyarakat terutama bagi mereka yang berhak dan kurang mampu.

Khofifah pun melemparkan pujian terhadap konsep Masjid Al-Akbar Surabaya karena warga penerima tidak perlu mengambil langsung daging kurban di masjid. Pembagian daging kurban sudah terdata untuk warga kurang mampu.

"Dan sesuatu yang baru bahwa di Masjid Al-Akbar ini masyarakat tidak mengambil daging di sini, tapi akan dibagi sesuai dengan peta daerah kurang gizi," katanya.

"Kedua adalah bahwa pemotongannya tidak pada hari H tapi hari pertama tasyrik. Itu akan dijadikan wisata kurban. Kembali ada pembelajaran ada edukasi ada penyerahan kepada masyarakat," tambahnya lagi.

Baca juga: Khofifah: Saya dari Awal Berseiring dengan Pak Jokowi

Khofifah kemudian mengingatkan bagaimana sosok Nabi Ibrahim yang melaksanakan perintah Allah, untuk menyembelih Nabi Ismail, puteranya sendiri.

"Saya ingin mengingatkan kembali bagaimana sejarah Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As, pertama bagaimana ketaqwaan Nabi Ibrahim atas perintah Allah," ujar Khofifah.

Sapi kurban milik Presiden Jokowi, Gubernur Soekarwo, dan Gubernur Terpilih Khofifah, yang diserahkan ke Masjid Al-Akbar Surabaya akan disumbangkan ke beberapa masjid di Surabaya, seperti Masjid Baitul Hamdi di Kantor Gubernur Jatim hingga Masjid Baitul Haq di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X