Ibu-ibu di Bogor Upacara HUT RI Berdaster dan Bawa Panci

Kompas.com - 17/08/2018, 15:19 WIB
Sejumlah ibu-ibu di Kampung Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar upacara kemerdekaan dengan memakai daster dan membawa sejumlah peralatan dapur, Jumat (17/8/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah ibu-ibu di Kampung Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar upacara kemerdekaan dengan memakai daster dan membawa sejumlah peralatan dapur, Jumat (17/8/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Banyak cara yang dilakukan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Di Bogor, puluhan ibu-ibu yang tinggal di RW 02, Kampung Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar upara peringatan HUT RI ke-73 dengan cara yang cukup unik.

Sambil mengenakan baju daster, para ibu-ibu rumah tangga di sana nampak khidmat mengikuti rangkaian upacara kemerdekaan.

Bahkan, mereka juga terlihat membawa sejumlah peralatan dapur seperti panci, centong, penggorengan, dan celemek.

Layaknya anggota Paskibraka, tiga orang ibu-ibu yang bertugas membawa bendera melangkahkan kakinya dengan mantap menuju tiang bendera yang tertancap di tanah.

Suasana upacara kemerdekaan di kampung itu makin haru saat iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dengan tetesan air mata dari salah satu ibu-ibu yang berusia senja.

Hormat tegap para kaum hawa di sana pun berhenti ketika bendera merah putih berkibar di ujung tiang bendera yang terbuat dari bambu itu.

Bagi Neti (50), kegiatan upacara kemerdekaan yang dilakukan di kampungnya itu adalah bentuk rasa cinta kepada Tanah Air.

Peralatan dapur dan celemek yang dibawa saat upacara berlangsung, pun disimbolkan Neti sebagai bentuk perjuangan para ibu-ibu dalam membahagiakan keluarga.

"Ini pertama dalam sejarah saya, upacara bawa centong, sendok sayur, serbet, celemek dan peralatan dapur lainnya. Ini senjata kami saat di dapur. Dan ini jadi simbol perjuangan kami dalam membahagiakan suami yang juga bersusah payah mencari nafkah dan anak-anak," ucap Neti, Jumat (17/8/2018).

Warga lainnya, Wilda (38), mengaku sempat deg-degan saat mengibarkan bendera merah. Namun, kata Wilda, perasaan cemasnya itu berangsur-angsur hilang saat ia bersama dua orang ibu-ibu lainnya berhasil mengibarkan sang saka merah putih.

"Saya bersama kedua ibu-ibu lainnya hanya dua hari latihan. Makanya, saya deg-degan banget takut ngebelit, tapi alhamdulillah sampai juga di atas pas," katanya.

Ia berharap, di hari kemerdekaan Republik Indonesia ini, negara tercinta Indonesia dapat maju dan seluruh masyarakatnya dapat hidup sejahtera, aman, dan makmur.

"Merdeka. Semoga Indonesia selalu diberikan keamanan dan lindungan," pungkas dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X