Timses Jokowi-Ma’ruf Akan Akomodasi Unsur Ulama - Kompas.com

Timses Jokowi-Ma’ruf Akan Akomodasi Unsur Ulama

Kompas.com - 12/08/2018, 17:51 WIB
Para sekretaris jenderal partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, Minggu (12/8/2018) sore, menggelar pertemuan untuk mematangkan dan mengonsolidasikan tim pemenangan di sebuah rumah di Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat.Reza Jurnaliston Para sekretaris jenderal partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, Minggu (12/8/2018) sore, menggelar pertemuan untuk mematangkan dan mengonsolidasikan tim pemenangan di sebuah rumah di Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menuturkan, tim pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan terdiri dari berbagai unsur masyarakat. Tak terkecuali dari golongan ulama atau kiai.

“Ya, tentu kita akan mengusulkan nama-nama dari kelompok-kelompok agama (ulama dan kiai),” tutur Karding saat konferensi pers di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

Karding mengatakan, nantinya tim pemenangan Jokowi-Ma’aruf akan mengakomodasi unsur dari Nahdlatul Ulama dan Majelis Ulama Indonesia.

Namun, Karding enggan membeberkan lebih lanjut nama dari golongan ulama atau kiai tersebut.

“NU dan MUI kita akan mengusulkan, tapi namanya kita rahasiakan dulu,” kata Abdul.

Sementara itu, Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan, tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf akan menyerap semua kalangan.

“Semua basis saya kira akan kita jelajahi, hanya tentu masing-masing ada pembagian kerja,” kata Arsul.

Baca juga: Sekjen Parpol Pendukung Jokowi-Maruf Matangkan Timses dan Visi Misi

Asrul mengatakan, sistem kerja akan dibagi berdasarkan segmentasi golongan atau kelompok masyarakat.

“Secara segmentasi berdasarkan umur, karena ada generasi X, baby boomers, milenial. Nanti kita bagi secara segmentatif golongan,” tutur Arsul.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan, struktur tim pemenangan akan dipimpin oleh seorang ketua yang membawahi 11 direktorat.

Sebanyak 11 direktorat itu, yakni perencanaan, konten, komunikasi politik, media dan sosmed, kampanye, pemilih muda, penggalangan dan penjaringan, logistik dan alat peraga kampanye, hukum dan advokasi serta saksi dan relawan.

“11 direktorat ini struktur yang relatif ramping, fungsional, tapi direktif, dan terkonsilidasi,” kata Arsul.

Masing-masing direktorat dipimpin seorang direktur didampingi oleh sembilan orang wakil direktur.

Baca juga: Mahfud MD dan TGB Diupayakan Masuk ke Timses Jokowi-Maruf Amin

Dalam rapat membahas tim pemenangan tersebut, hadir sejumlah sekjen parpol pendukung koalisi Indonesia kerja, yakni Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Platte, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PPP Arsul Sani, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

Adapun Sekjen Perindo Ahmad Rofiq dan Sekjen Golkar Lodewijk Paulus tidak hadir karena sedang ada acara lain.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X