Kompas.com - 06/08/2018, 16:36 WIB
Pengendara sepeda motor melintas dekat rumah yang roboh pascagempa di Desa Bentek, Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam. ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDIPengendara sepeda motor melintas dekat rumah yang roboh pascagempa di Desa Bentek, Kecamatan Pemenang,Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam.

SOLO, KOMPAS.com - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sembalun dan Malaka, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pasca-gempa bermagnitudo 7,0, Minggu (5/8/2018) malam, mahasiswa KKN tersebut belum ada yang bisa dikontak. 

Sekretaris Rektor UNS Solo, Tunjung W Sutirto mengatakan, sekitar 60 mahasiswa UNS melaksanakan KKN di Lombok, NTB. 

Mereka rencananya melaksanakan KKN dari 10 Juli hingga 23 Agustus 2018 di tiga desa, yakni Gumantar dan Malaka di Lombok Utara, serta Sembalun di Lombok Timur.

Baca juga: Lagi Makan Malam, Para Menteri Berhamburan Saat Gempa Guncang Lombok

"Di Desa Gumantar itu ada dua hp (handphone) yang bisa dihubungi karena yang lainnya sedang mati. Yang di Desa Sembalun dan Malaka diberitakan belum bisa dihubungi," kata Tunjung di Kantor Humas UNS Solo, Jawa Tengah, Senin (6/8/2018).

Terkait mahasiswa di dua desa yang belum dapat dihubungi, Tunjung mengaku terus berkoordinasi dengan Unit Pelaksana KKN UNS dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS di Lombok untuk ikut membantu mencari tahu kondisi mahasiswa tersebut.

"Sementara dari laporan IKA UNS yang ada di Lombok dan beberapa relasi, mahasiswa dikabarkan selamat. Nanti akan dievakuasi menuju Bandara Selaparang, Mataram, Lombok," ungkap dia.

Tunjung mengungkapkan, mahasiswa UNS yang melaksanakan KKN berada di lokasi titik gempa.

Baca juga: Gempa Lombok Tak Berdampak pada Aktivitas Gunung Agung dan Rinjani

 

Untuk memberikan jaminan rasa aman, UNS memberikan dua opsi kepada mereka. Pertama dievakuasi kembali ke Solo.

"Tetapi ada permintaan dari mahasiswa sementara tidak meninggalkan lokasi karena ikut berpartisipasi tanggap darurat di sana (Lombok)," ujar Tunjung.

"Yang paling inti, Bapak Rektor sudah mengambil tindakan termasuk berkoordinasi dengan pihak TNI AU apabila diperlukan melakukan evakuasi mahasiswa UNS dengan posko di Bandara Selaparang, Lombok," tambahnya.

Di samping mencari tahu kondisi mahasiswa, UNS mengirimkan bantuan relawan dan tim medis ke Lombok. Mereka akan diberangkatan Selasa (7/8/2018) bekerja sama dengan RSUD Dr Moewardi Solo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.