PMI Solo Kirim Relawan dan Obat-obatan untuk Korban Gempa Lombok

Kompas.com - 06/08/2018, 11:10 WIB
Relawan PMI Solo yang diberangkatkan ke Lombok mengikuti upacara pemberangkatan di Sekretariat PMI Solo, Jawa Tengah, Senin (6/8/2019). KOMPAS.com/Labib ZamaniRelawan PMI Solo yang diberangkatkan ke Lombok mengikuti upacara pemberangkatan di Sekretariat PMI Solo, Jawa Tengah, Senin (6/8/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia ( PMI) cabang Solo, Jawa Tengah mengirimkan bantuan relawan dan obat-obatan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB), Senin (6/8/2018).

Gempa berkekuatan Magnitudo 7,0 terjadi Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 18.46 WIB selain merusak bangunan rumah maupun infrastruktur lainnya, juga mengakibatkan sedikitnya 82 korban meninggal dunia.

Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PMI Pusat maupun Provinsi Jawa Tengah terkait pengiriman bantuan relawan dan obat-obatan untuk korban gempa di Lombok.

Pasalnya, untuk membantu korban bencana alam khususnya di luar pulau, PMI Solo harus terlebih dahulu meminta izin kepada PMI Pusat seperti pada waktu gempa dan tsunami di Aceh.

Baca juga: Korban Gempa Lombok Terus Berdatangan, Sejumlah Rumah Sakit di NTB Kewalahan

"Tadi malam kami sudah koordinasi dengan PMI Jateng dan Pusat untuk mengirimkan bantuan relawan dan obat-obatan ke sana (Lombok)," kata Martono di Sekretariat PMI Solo, Jawa Tengah, Senin.

PMI Solo memberangkatkan dua unit armada terdiri satu unit ambulans dan mobil operasional serta 11 kru yang terdiri dari dua dokter, satu apoteker, tiga perawat, tiga rescuer dan dua orang physocological support program (PSP).

"Disamping memberikan penanganan medis, di sana nanti para relawan juga bisa memberikan assessment kepada kami sehingga apa kekurangannya bisa segera kami kirimkan dari Solo ke sana," ujar dia.

Ketua PMI Solo, Susanto Tjokrosoekarno mengatakan, sementara mengirimkan 11 relawan untuk bersama-sama membantu korban gempa di Lombok. Apabila dibutuhkan, pihaknya siap akan mengirimkan kembali ke Lombok.

Baca juga: 82 Korban Meninggal Gempa Lombok, Kebanyakan karena Tertimpa Bangunan

"Kita coba 11 orang dulu yang ke sana. Kalau memang nanti masih dibutuhkan kita ganti kru-nya. Kita sudah itu semuanya," tambahnya.

Pihaknya memperkirakan, para relawan yang dikirim tersebut akan tiba di Lombok pada Selasa (7/8/2018).

Susanto berharap, sampai di Lombok relawan dapat segera memberikan pelayanan medis kepada korban bencana alam.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X