SD di Pangkal Pinang Batalkan Pemberian Vaksin MR karena Tak Ada Sertifikat Halal

Kompas.com - 03/08/2018, 11:07 WIB
Ilustrasi pemberian vaksin. KOMPAS.com/RAJA UMARIlustrasi pemberian vaksin.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sekolah-sekolah dasar di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, membatalkan rencana pemberian vaksin Measles Rubella (MR) kepada anak didik.

Pembatalan dilakukan setelah pihak sekolah menerima surat edaran yang berisi perintah penundaan sementara dari dinas kesehatan setempat.

Kepala SD Negeri 60 Pangkal Pinang, Riwarita mengatakan, surat tertanggal 2 Agustus 2018 dari Dinas Kesehatan Kota Pangkal Pinang meminta penundaan sementara dan penjadwalan ulang imunisasi MR sampai adanya keputusan Kemenkes dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kami melakukan penundaan sesuai edaran Dinas Kesehatan, meskipun sempat direncanakan pada 11 Agutus 2018 akan dilakukan vaksinasi MR,” kata Riwarita kepada Kompas.com, Jumat (3/8/2018).

Sejumlah spanduk berisi ajakan imunisasi bahkan sudah terpasang di pagar halaman sekolah masing-masing.

Baca juga: Wagub Bangka Belitung Kaget Vaksin MR Belum Kantongi Sertifikat Halal

Penundaan program vaksinasi dikhawatirkan pihak sekolah semakin membingungkan orangtua murid.

“Sejumlah orangtua murid ada yang menanyakan manfaat vaksinasi, sehingga kami harus menyiapkan surat pernyataan bagi yang tidak bersedia divaksin,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pangkal Pinang Eti Fariaty membenarkan adanya surat penundaan sementara untuk vaksinasi MR.

“Surat dari Dinas Kesehatan itu telah kami teruskan ke sekolah-sekolah. Isinya memang penundaan sementara,” kata Eti saat dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Belum Ada Sertifikat Halal, Pemberian Vaksin MR Dihentikan di Bangka Belitung

Vaksinasi MR menuai polemik karena belum mengantongi sertifikat halal MUI.

 

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Regional
Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Regional
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Regional
Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Regional
Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Siasat UMKM Bertahan di Tengah Wabah, Pengrajin Eceng Gondok jadi Pembuat Masker

Regional
Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Bulog Kalbar Distribusikan 1.393 Ton Beras untuk 463.000 Keluarga Miskin Terdampak Corona

Regional
Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Nekat Mandi di Laut Saat Hujan, Pelajar Tewas Disambar Petir di Sibolga

Regional
Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Warga Simalungun Geger Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan

Regional
Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Cegah Corona, PSK di Lokalisasi Gang Sadar Baturraden Bakal Dipulangkan

Regional
Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Kasus Nenek Pukul Kepala Desa, Korban Laporkan 2 Orang ke Polisi

Regional
Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Keluarga Tolak Upaya Evakuasi Pasien Diduga Positif Corona

Regional
Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Satu Pasien Positif Corona RSD dr Seobandi Jember Sembuh

Regional
Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Tak Mau Lockdown, Pemkab Bolaang Mongodow Hanya Batasi Akses Keluar Masuk Warga

Regional
Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Baru Bebas Berkat Asimilasi Corona, Napi Ini Diamuk Warga Kedapatan Mencuri

Regional
Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Cerita Dewi, Produksi Masker Kain yang Separuh Keuntungannya untuk Membantu Relawan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X