Hadiri Sidang, Dimas Kanjeng Disambut Santri dan Pengikutnya

Kompas.com - 01/08/2018, 19:54 WIB
Terdakwa Dimas Kanjeng dikawal menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya KOMPAS.com/Achmad FaizalTerdakwa Dimas Kanjeng dikawal menuju ruang sidang Pengadilan Negeri Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Setelah beberapa kali absen dalam sidang dugaan penipuan, Dimas Kanjeng Taat Pribadi akhirnya hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (1/8/2018).

Kedatangan Dimas kanjeng disambut puluhan santri dan pengikutnya.

Penampilan Dimas Kanjeng tidak jauh beda. Berpakaian rapi batik lengan panjang warna cokelat dengan rambutnya yang klimis disisir rapi. Dia dikawal sejumlah polisi untuk masuk ruang sidang Cakra.

Para santri dan pengikut Dimas Kanjeng juga sempat membentuk pagar betis untuk mengamankan jalan Dimas Kanjeng menuju ruang sidang. Bacaan shalawat juga dikumandangkan.

Baca juga: Pengacara: Hakim Tidak Akan Berani Vonis Bebas Dimas Kanjeng

 

Sebagian pengikut dan santri juga berupaya meraih tangan Dimas Kanjeng untuk dicium.

"Bagaimana kabar yang mulia," kata seorang pengikut Dimas Kanjeng saat menyapa.

Yudha Sandi, yang mengaku santri sekaligus juru bicara Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menyebut, santri Dimas Kanjeng yang berada di luar kota banyak yang hadir karena ingin melihat Dimas Kanjeng secara langsung.

"Kami ini rindu, karena sudah lama tidak melihat langsung," jelasnya.

Baginya, Dimas Kanjeng tetap guru yang harus selalu dihormati. Para pengikut Dimas Kanjeng berharap, gurunya itu mendapatkan perlakuan hukum yang adil.

"Kami akan ikuti jalannya persidangan, kami berharap Dimas Kanjeng mendapat perlakuan yang adil," ucapnya.

Baca juga: Dimas Kanjeng: Bibi Rasenjam yang Terima Uang, Kok Dia Bebas?

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Novan Andrianto, Dimas Kanjeng dijerat pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Terdakwa melakukan aksi penipuan dengan merugikan korbannya sebesar Rp 35 miliar," kata Novan.

Dimas Kanjeng yang dalam persidangan tidak dikawal tim kuasa hukum, tidak mengajukan pembelaan atas dakwaan jaksa penuntut umum.

Persidangan akan dilanjutkan 8 Agustus mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Tepat setahun lalu, Dimas Kanjeng divonis 18 tahun penjara atas perkara pembunuhan terhadap Abdul Gani, anak buahnya di Pengadilan Negeri Probolinggo, plus tambahan 2 tahun penjara atas perkara penipuan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X