Aher Dukung Ridwan Kamil Bikin Majelis Pertimbangan Gubernur

Kompas.com - 31/07/2018, 19:02 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRGubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher mendukung rencana Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil membuat majelis pertimbangan gubernur untuk membantu kinerjanya.

“Saya kira bagus-bagus saja,” kata Aher di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (31/7/2018).

Aher mengatakan dirinya juga melakukan hal serupa dengan Ridwan Kamil di awal-awal kepemimpinannya yang lalu, namun dengan nama yang berbeda.

“Zaman kita ada komite perencana yang isinya para tokoh dan akademisi dari semua kampus ternama. Tinggal dibuat lebih efektif dan lebih aktif lagi,” tuturnya.

Apapun namanya, kata Aher, niat Ridwan Kamil membentuk majelis pertimbangan gubernur diyakini olehnya sebagai langkah yang bijak.

“Usaha tersebut untuk membangun sebuah kebersamaan, menampung saran-saran dari tokoh dan masyarakat Jawa Barat. Kelembagaannya silakan dibuat,” imbuhnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Akan Bentuk Majelis Pertimbangan Gubernur

Meski demikian, Aher mengingatkan Ridwan Kamil agar membuat majelis pertimbangan gubernur sesuai dengan aturan.

“Apapun namanya silakan karena sebenarnya tidak ada lembaga yang di luar aparatur yang ada. Lembaga resmi ada aturan mainnya. Tentu ini lembaga bukan resmi semacam informal tapi menjadi vital untuk pemerintah saya kira bagus-bagus saja,” tuturnya.

Aher menambahkan, dirinya tidak akan menolak jika nantinya diajak untuk mengisi slot majelis pertimbangan gubernur oleh Ridwan Kamil.

“Kalau untuk urusan kontribusi bagi masyarakat Jawa Barat pasti siap,” tandasnya.

Baca juga: Ditawari Gabung ke Majelis Pertimbangan Gubernur, Ini Respons Ahmad Syaikhu

Kompas TV Ahmad Heryawan meminta Iriawan untuk meneruskan pembangunan Jawa Barat.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X