Ridwan Kamil Akan Bentuk Majelis Pertimbangan Gubernur

Kompas.com - 24/07/2018, 14:43 WIB
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum saat ditetapkan oleh Ketua KPU Jabar sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Jawa Barat periode 2018-2023, Selasa (24/7/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIRidwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum saat ditetapkan oleh Ketua KPU Jabar sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Jawa Barat periode 2018-2023, Selasa (24/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil akan membentuk majelis pertimbangan gubernur.

Tim itu berisi para peserta Pilkada Jabar 2018 dan sejumlah mantan gubernur Jawa Barat.

Ridwan mengatakan, sesuai namanya, tugas tim itu akan memberi pandangan terhadap setiap kebijakan yang akan diambil gubernur.

"Mudah-mudahan Pak Syaikhu, Pak Sudrajat, Pak Hasanudin, Pak Anton, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dedi Mulyadi bersama para mantan gubernur seperti Pak Nuryana dan lainnya berkenan bergabung memberikan pandangan sehingga Jabar ini dibangun oleh landasan persatuan yang kokoh," ujar Ridwan di kantor KPU Jabar, Selasa (24/7/2018).


Baca juga: Langkah Ridwan Kamil Setelah Jadi Gubernur Jabar Terpilih

Pria yang akrab disapa Emil itu menjelaskan, majelis pertimbangan gubernur dibentuk untuk menampung aspirasi para tokoh Jawa Barat serta memberi nasihat terhadap kebijakan gubernur.

" Majelis pertimbangan gubernur itu adalah cara kami untuk merangkul semua yang mencintai Jabar, gagasannya juga bagus-bagus," katanya.

Sebab, hasil Pilkada Jabar 2018, Emil-Uu memeroleh suara 32 persen. Itu artinya ada 68 persen merupakan kelompok tiga paslon kandidat Pilkada Jabar. 

"Tentulah sangat baik kalau semua bergabung dalam rombongan ini. Formatnya adalah lembaga yang memberikan pertimbangan," tuturnya.

"Sehingga ada yang membimbing kami, ada yang memberi nasihat dari mereka yang mencintai dari forum yang kami formalkan," tambahnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar secara resmi menetapkan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sebagai gubernur dan wakil gubernur Jabar periode 2018-2023.

Baca juga: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih

Hal itu dilakukan melalui rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar tahun 2018 di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Selasa (24/7/2018). Emil pun mensyukuri keputusan tersebut.

"Perjalanan panjang penuh rintangan, tantangan, pendakian melelahkan. Kami ditakdirkan berpidato di sini menjemput ketetapan Allah kami diberi takdir menjadi gubernur dan wagub jabar," imbuhnya.

"Tentunya, kami ucapkan rasa syukur atas segala nikmat Allah dan kami beristigfar mendapat amanat yang berat. 48 juta rakyat yang harus disejahterakan di 27 daerah. Insya Allah kami wujudkan dalam visi misi 5 tahun," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X