Gara-gara Ulah Pengunjung Sembur Monyet dengan Asap Vape di Batu Secret Zoo...

Kompas.com - 31/07/2018, 16:44 WIB
David, penyembur primata asal Afrika, Red-tailed guenon di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu usai menyampaikan permintaan maaf, Senin (30/7/2018) KOMPAS.com/Andi HartikDavid, penyembur primata asal Afrika, Red-tailed guenon di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2, Kota Batu usai menyampaikan permintaan maaf, Senin (30/7/2018)

SOLO, KOMPAS.com - Perilaku salah satu pengunjung Batu Secret Park Zoo di Batu, Jawa Timur, pada hari Minggu (29/7/2018), mendadak ramai diperbincangkan. Pelaku yang bernama David itu tampak menyemburkan asap vape ke arah seekor monyet di dalam kandang.

Primata jenis red-tailed guenon atau Cercopithecus ascanius itu lalu tersedak karena asap vape dari David. Videonya diunggah di Instagram dan langsung menuai kecaman masyarakat.

Baca juga: Pengunjung Jahil Semprot Primata Batu Secret Zoo Pakai Asap Vape hingga Tersedak

Lalu bagaimana nasib David dan monyet tersebut?

Berikut ini 5 fakta seputar ulah pengunjung kebun binatang yang dihimpun:

 

 

Permohonan maaf David, pelaku penyemprotan asap vape ke primata di Batu Secret Zoo, via akun Instagram @doniherdaruDok. Instagram Permohonan maaf David, pelaku penyemprotan asap vape ke primata di Batu Secret Zoo, via akun Instagram @doniherdaru
1. David minta maaf

Video yang memuat aksi David, warga Malang, sedang menyemburkan asap vape ke arah primata yang ada di dalam kandang menjadi viral di media sosial. Video itu diunggah di akun Instagram @agnesiachristy pada Minggu (29/7/2018).

Akibat perbuatan tersebut, si monyet red-tailed tersedak.

Tak lama kemudian, melalui akun Instagramnya, @david.apec, David minta maaf kepada masyarakat, khususnya pengelola Jatim park 2.

 

 

Kasus pengunjung Batu Secret Zoo menyemburkan asap vape ke primata hingga tersedak menjadi viral di media sosial, Senin (30/7/2018)Dok. Instagram Kasus pengunjung Batu Secret Zoo menyemburkan asap vape ke primata hingga tersedak menjadi viral di media sosial, Senin (30/7/2018)

2. David mengaku iseng

David mengaku, menyemburkan asap vape ke primata karena iseng. David mengaku tidak mengetahui efek asap vape dapat membahayakan kesehatan monyet tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X