Kisah Rahman Menyabung Nyawa demi Selamatkan Ibu dan Adiknya saat Kapal Karam - Kompas.com

Kisah Rahman Menyabung Nyawa demi Selamatkan Ibu dan Adiknya saat Kapal Karam

Kompas.com - 12/07/2018, 09:15 WIB
Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.

BENTENG, KOMPAS.com - Sopir mobil di Selayar, Rahman mempertaruhkan nyawanya demi menolong keluarga saat KM Lestari Maju karam di Selayar, belum lama ini.

Bocah Muhammad Ibnu Asnawi Alanis (11 bulan) bersama ayah dan ibunya selamat atas bantuan Rahman.

"Saat itu saya mau jemput kedatangan mereka di Pelabuhan Pamatata. Namun ketika kapal hampir sandar, saya melihat kapal miring. Akhirnya bersegera menuju ke Pantai Pabadilang," kata Rahman kepada TribunSelayar.com, Kamis (12/7/2018).

Hanya bermodalkan keberanian, ia pun berenang menuju kapal menggunakan papan kayu. Niatnya menolong tak surut meski dihantam ombak dan diguyur hujan.

"Ketika tiba di Pabadilang, saya mulai panik dan bingung mencari alat menuju ke kapal. Tiba-tiba saya melihat papan kayu di bibir pantai, langsung berenang ke kapal menggunakan kayu," ungkapnya.

Baca juga: Terungkap, KMP Lestari Maju Tidak Alami Kebocoran

"Sampai di kapal, saya mencari Ibnu dan orangtuanya. Saat itu saya melihat sudah banyak penumpang yang tenggelam dan minta pertolongan," katanya.

"Di badan kapal bagian kanan, terlihat kedua orangtua Ibnu kehabisan tenaga. Saya langsung menolong dan mengambil Ibnu," tuturnya.

Baca juga: Polda Sulsel Tetapkan Pemilik KM Lestari Maju sebagai Tersangka

Kapal Motor (KM) Lestari Maju tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Rahman Berenang Pakai Papan Kayu Demi Selamatkan Bocah Ibnu

Kompas TV Tersangka kasus kandasnya KM Lestari Maju di perairan kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan bertambah.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X