Kemarau, Pendaki Dilarang Buat Perapian di Gunung Slamet

Kompas.com - 09/07/2018, 20:50 WIB
Para pendaki berfoto di bawah gerbang gapura sebelum memulai pendakian Gunung Slamet via basecamp Bambangan, Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (16/8/2017). KOMPAS.com/Iqbal FahmiPara pendaki berfoto di bawah gerbang gapura sebelum memulai pendakian Gunung Slamet via basecamp Bambangan, Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (16/8/2017).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Memasuki musim kemarau, pengelola pendakian Gunung Slamet via Posko Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah melarang setiap pendaki membuat perapian di jalur pendakian.

Peringatan ini diberikan untuk mengantisipasi kebakaran yang mungkin terjadi akibat ulah ceroboh para pendaki.

Koordinator Posko Pondok Pemuda Bambangan Slamet Ardianzah mengaku tidak mau kecolongan seperti pengalaman yang sudah-sudah.

Pasalnya, selain penanganan yang sulit, curah hujan yang minim, angin yang berembus juga dikhawatirkan dapat membuat api semakin mudah menyebar.


“Bahkan sampai soal puntung rokok juga sudah dilarang untuk dibuang sembarangan,” katanya saat dihubungi, Senin (9/7/2018).

Baca juga: Viral, Pendaki Lakukan Vandalisme di Gunung Kerinci

Saat ini, lanjut Slamet, vegetasi rumput yang mendominasi lingkungan Pos 7 memasuki awal kemarau terpantau mulai mengering dan sangat rentan terbakar.

Ambil contoh 2014 silam, di gunung terbesar di Pulau Jawa tersebut pernah terjadi kebakaran besar yang melahap habis vegetasi di Pos 7 dan 8.

Kepulan asap putih membumbung terlihat dari bawah dan semakin melebar saat terkena embusan angin.

“Kasus kebakaran yang terjadi diduga akibat sisa perapian yang ditinggalkan pendaki. Beruntung tidak ada korban jiwa,” bebernya.

Antisipasi lain, sambung dia, memeriksa semua perlengkapan pendaki. Termasuk logistik air juga harus dipersiapkan dari posko pendakian, tidak mengandalkan mata air.

“Setelah dinyatakan memenuhi syarat baru diizinkan untuk berangkat, dan wajib membawa pulang sampah anorganik,” ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X