Kalahkan Dua Petahana, Mantan Wartawan Menang di Pilkada Temanggung - Kompas.com

Kalahkan Dua Petahana, Mantan Wartawan Menang di Pilkada Temanggung

Kompas.com - 05/07/2018, 07:19 WIB
Paslon bupati dan wakil bupati Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo sementara mendapat perolehan suara terbanyak sebanyak 56 persen pada Pilkada Temanggung, Kamis (28/6/2018).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Paslon bupati dan wakil bupati Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo sementara mendapat perolehan suara terbanyak sebanyak 56 persen pada Pilkada Temanggung, Kamis (28/6/2018).

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dimenangkan pasangan calon (paslon) Muhammad Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo.

Hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara KPU Kabupaten Temanggung, Rabu (4/7/2018), menyatakan paslon yang diusung Gerindra, PPP, Golkar, dan PAN itu mengantongi 258.734 suara.

Mantan wartawan Yogya Pos ini mengungguli dua paslon lainnya, yakni paslon nomor urut 1 petahana bupati Bambang Sukarno-Matoha (PDI-P, PKB) yang mendapat 156.576 suara.

Lalu, paslon nomor urut 2 Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi (Nasdem, Hanura, Demokrat) dengan perolehan 60.988 suara. Irawan Prasetyadi merupakan petahana wakil bupati Temanggung.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Rekapitulasi yang diselenggarakan di Pendopo Pengayoman Pemkab Temanggung itu terungkap juga paslon Khadziq-Bowo sukses di 17 dari 20 kecamatan di wilayah ini.

Sedangkan paslon Bambang-Matoha hanya unggul di 3 kecamatan yakni Bulu, Temanggung, dan Kranggan.

Ketua KPU Kabupaten Temanggung Sujatmiko mengatakan setelah rekapitulasi hasil penghitungan suara, tahapan selanjutnya adalah penetapan pasangan calon terpilih.

Menurutnya, para paslon atau pendukungnya yang tidak menerima hasil rekapitulasi bisa mengajukan keberatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Akan tetapi, keberatan kemungkinan besar akan ditolak karena selisih perolehan suara antar paslon terlampau jauh.

"Kalau ada (palson) yang keberatan dan yang dipersoalkan masalah hasil, kemungkinan besar akan ditolak MK karena selisih perolehan suara cukup lebar," ungkapnya.

Baca juga: Pesan Terakhir Korban Penjambretan di Cempaka Putih untuk Calon Suami

Sementara itu, bupati terpilih Khadziq mengatakan, peroleh suara ini sebetulnya tidak sesuai target yang ditentukan, yakni 60 persen.

Namun pihaknya tetap bersyukur karena tetap mengungguli dua paslon lainnya.

"Sesungguhnya kami kecewa karena tidak memenuhi target 60 persen, tapi tetap bersyukur karena ternyata kami tertinggi dibanding paslon lain," ujar Khadziq.

Menurut Khadziq, kemenangan ini merupakan hasil dukungan dan kerja keras semua pihak yang mendukungnya antara lain dari kalangan kiai/ulama NU maupun Muhammadiyah, Muslimat NU, relawan, tim sukses dan masyarakat.

"Kemenangan ini juga tidak lepas dari kehendak masyarakat Temanggung yang ingin perubahan," ucapnya.

Khadziq yang juga berlatar belakang pengusaha ini tidak menampik jika melawan petahana merupakan tantangan yang tidak mudah selama masa kampanye.

Dia menilai, petahana (Bambang Karno-Matoha) adalan figur pemimpin yang sempurna dan sudah mengakar di kalangan masyarakat.

"(Selama kampanye) banyak kesulitan, kita sangat kedodoran. Saya akui Bang Karno sudah sangat mengakar di masyarakat, figur/tokoh politik yang sempurna jaringan luas, begitu juga dengan pasangannya (Matoha) punya kualifikasi lengkap sebagai pemimpin," ucapnya.

Khadziq mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk memenangi perhelatan pesta demokrasi ini.

Pihaknya membentuk tim sukses yang tersebar di seluruh wilayah Temanggung, baik di wilayah basis sendiri maupun paslon lain.

Bahkan, tim sukses dibentuk sampai tingkat RT. Mereka bekerja dalam stamina politik yang luar biasa dari awal sampai akhir.

Ini sekaligus menampik tudingan beberapa pihak terkait praktik politik uang yang ditujukan kepada tim suksesnya.

"Tim sukses kami sampai tingkat RT, rata-rata 2-3 orang per RT. Total ada 16.500 orang relawan yang bekerja untuk pemenangan kami. Mereka disumpah untuk bertugas menggalang suara di lingkungan masing-masing," jelasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

'Bu, Sekolah Mau Dibongkar Ya?'

"Bu, Sekolah Mau Dibongkar Ya?"

Megapolitan
BNPB: 6 Pesawat Luar Negeri Angkut 103 Ton Bantuan untuk Sulawesi Tengah

BNPB: 6 Pesawat Luar Negeri Angkut 103 Ton Bantuan untuk Sulawesi Tengah

Nasional
Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987, Tanah Jakarta Berwarna Merah....

Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987, Tanah Jakarta Berwarna Merah....

Megapolitan
Jadi Tersangka, Caleg Perindo yang Bagikan Minyak Goreng Tak Didiskualifikasi

Jadi Tersangka, Caleg Perindo yang Bagikan Minyak Goreng Tak Didiskualifikasi

Megapolitan
PAN Dinilai Realistis jika Lebih Pentingkan Pileg daripada Kampanyekan Prabowo

PAN Dinilai Realistis jika Lebih Pentingkan Pileg daripada Kampanyekan Prabowo

Nasional
AS Sulit Diterka, Wapres Kalla Ajak Uni Eropa Pererat Hubungan dengan Asia

AS Sulit Diterka, Wapres Kalla Ajak Uni Eropa Pererat Hubungan dengan Asia

Nasional
Tersangka Peluru Nyasar Pernah Mengikuti Sertifikasi Tembak Reaksi

Tersangka Peluru Nyasar Pernah Mengikuti Sertifikasi Tembak Reaksi

Megapolitan
Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Regional
Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Edukasi
BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

Megapolitan
Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Nasional
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Nasional
Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Megapolitan
Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Internasional
Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Megapolitan

Close Ads X