PSU di 42 TPS di Sultra, Partisipasi Pemilih Menurun

Kompas.com - 01/07/2018, 15:23 WIB
TPS 14 Kelurahan Kadia, Kendari yang gelar PSUTPS 14 Kelurahan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara mengelar PSU pemilihan gubernur TPS 14 Kelurahan Kadia, Kendari yang gelar PSU

KENDARI, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (1/7/2018), menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di 41 TPS pada 10 kabupaten/kota di Sultra.

Pemungutan ulang itu dilakukan sesuai rekomendasi dari Panwas pemilu karena ditemukan beberapa pelanggaran usai pencoblosan pada Rabu (27/6/2018) lalu.

Kondisi di beberapa TPS yang menggelar PSU di Sultra, terjadi penurunan partisipasi pemilih. Hal itu juga dibenarkan anggota KPU Provinsi Sultra, Ade Suerani dihubungi via telepon saat memantau PSU di Kabupaten Buton Selatan, Minggu siang.

"Partisipasi menurun sedikit dari pada 27 Juni kemarin, warga banyak pada kerja pergi melaut dan ada yang kerja di kota juga. Jadi mereka tidak datang memilih mi pas PSU hari ini, " ungkap Ade.

Di Buton Selatan, lanjut Ade, ada 7 TPS yang melakukan PSU. Di Kota Kendari 4 TPS, Baubau 5 TPS, Kabupaten Konawe 1 TPS, Kolaka 4 TPS, Bombana 1 TPS. Kemudian Kolaka Utara 1 TPS, Konawe Selatan 1 TPS, Kolaka Timur 5 TPS dan Kabupaten Buton 11 TPS yang mengelar PSU.

Baca juga: Pilkada Sultra, Bawaslu Rekomendasikan 32 TPS di Sulawesi Tenggara Gelar Pencoblosan Ulang

Ia menambahkan, PSU digelar lantaran petugas KPPS membuka kotak suara untuk mengambil formulir C1 hasil perolehan suara di TPS. Seharusnya, C1 tidak dimasukkan ke kotak suara karena harus diserahkan ke PPS, PPK dan KPU untuk dipindai (scanning).

"Jadi dari dari 42 TPS yang PSU ada 38 TPS yang buka kotak suara, 4 TPS terdapat pemilih yang tidak terdaftar tapi ikut mencoblos," terang Ade.

Partisipasi pemilih pada PSU di TPS 14 Kadia, Kendari juga menurun, dan perolehan suara masing-masing pasangan calon (paslon) gubernur di TPS itu juga mengalami penurunan. 

Berdasarkan hasil PSU, Ali Mazi-Lukman memperoleh 133 suara, Asrun-Hugua 30 suara, dan dan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar 31 suara, serta terdapat 1 suara batal. Total yang datang memilih sebanyak 195 orang dari jumlah daftar pemili tetap (DPT) 319.

Anggota KPU Kendari, Asril mengungkapkan, penurunan partisipasi pemilih terjadi mungkin karena PSU digelar pada hari Minggu yang merupakan hari libur nasional.

"Mungkin warga ada aktivitas lain, apalagi ini mepet harinya antara hari pemilihan pertama dan PSU. Waktu yang mepet juga menyebabkan keterbatasan informasi dari teman-teman KPPS ke masyarakat," kata Asril di lokasi PSU.

Baca juga: Pilkada Sultra, Asrun-Hugua Menang di Lapas dan Rutan Kendari

Sementara itu, proses PSU berlangsung lancar. Kepolisian menambah personelnya di 42 TPS yang melaksanakan PSU.

"Baik dan berjalan kondusif. Petugas PAM yang jaga pada Pilkada 27 Juni ditambah personel dari Dit Brimob dan Shabara ikut mengamankan proses PSU di Sultra," kata Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X