Bawaslu Ingatkan Logistik Pilkada Tak Didistribusikan Malam Hari

Kompas.com - 25/06/2018, 20:45 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mendistribusikan logistik Pilkada pada malam hari.

Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna mengatakan, peringatan itu didasari pertimbangan keamanan dan kenyamanan logistik.

"Kalau distribusi logistik pada malam hari ke pulau-pulau dan menyeberang laut, tentu sangat tidak nyaman," ucap Jemris kepada Kompas.com, Senin (25/6/2018) malam.

Menurut Jemris, pada beberapa pilkada sebelumnya, logistik sering tiba di tempat pemungutan suara (TPS) pada malam hari.

Baca juga: Tak Liburkan Karyawan pada Pilkada 27 Juni, Perusahaan Bakal Kena Sanksi

Selain itu, pihaknya baru menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholders.

Dalam pertemuan tersebut, ia membahas sejumlah hal, di antaranya pendistribusian yang memprioritaskan daerah-daerah kepulauan dan yang jaraknya jauh dari kota.

Sedangkan untuk daerah perkotaan, lanjut Jemris, distribusi bisa dilakukan dari pagi sampai sore hari.

"Bawaslu mengingatkan kepada KPU agar proses pendistribusian logistik dilakukan lebih awal dan tidak dilakukan pada malam hari," tegasnya.

Baca juga: Dua Kali Debat Pilkada NTT Tanpa Dihadiri Marianus Sae

Bawaslu juga meminta KPU untuk memerhatikan kelayakan TPS dan TPS yang dibangun tidak menyulitkan kelompok lanjut usia dan disabilitas.

TPS yang dibangun, sebut Jemris, harus mudah dijangkau pemilih.

Khusus kesiapan pengawas pemilu, saat ini seluruh Panwas Kabupaten, Kecamatan, PPL dan pengawas TPS, melakukan patroli dan siaga di wilayah masing-masing, untuk mencegah politik uang dan kampanye di luar jadwal.

"Kami juga minta semua TPS, sudah selesai dibangun pada H-1 dan C6 yang pemilihnya sudah meninggal dunia, pindah domisili, tidak dikenal, harus diamankan oleh PPS," tutupnya.

Kompas TV Lantas benarkah ada aparat yang memihak?


Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Regional
Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X