5 Terduga Teroris di Blitar Berencana Serang Sejumlah Bank - Kompas.com

5 Terduga Teroris di Blitar Berencana Serang Sejumlah Bank

Kompas.com - 14/06/2018, 15:48 WIB
Personil Densus Antiteror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah kontrakan saat penggerebekan di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Blitar, Jawa Timur, Rabu (13/6) malam. Penggerebekan dan penggeledahan tersebut dilakukan karena rumah kontrakan tersebut diduga dihuni oleh terduga teroris.ANTARA FOTO/Irfan Anshori Personil Densus Antiteror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah kontrakan saat penggerebekan di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Blitar, Jawa Timur, Rabu (13/6) malam. Penggerebekan dan penggeledahan tersebut dilakukan karena rumah kontrakan tersebut diduga dihuni oleh terduga teroris.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima terduga teroris yang ditangkap di Blitar diduga berencana melakukan penyerangan ke sejumlah bank.

"Mereka akan merencanakan aksinya di beberapa bank Blitar. Mereka akan ada fa'i (merampas harta orang yang dianggap kafir)," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Baca juga: Kapolri: Kalau Tidak Bisa Atasi Begal, Kapolresnya yang Saya Begal...

Kelima orang yang ditangkap yakni AR, MSZ, NH, HW, dan K. Saat ini mereka masih diperiksa dan kemungkinan besar akan menjadi tersangka.

Selain ingin merampok bank, lanjut Iqbal, kelima terduga teroris itu juga berencana menyerang beberapa instansi pemerintah.

"Disita ada satu senjata api dan beberapa amunisi," kata Iqbal.

Baca juga: Elegi Anak-anak di Ledakan Bom Surabaya

Iqbal menyebutkan, dari pemeriksaam sementara, diketahui AR adalah anggota Jamaah Ansharut Daulah Blitar. Sementara peran keempat orang lainnya masih didalami.


Komentar

Terkini Lainnya

Paslon 'Hati' Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Paslon "Hati" Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Regional
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Internasional
Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Megapolitan
Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Nasional
Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Regional
Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Nasional
Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Regional
Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong 'Underpass' Mampang ke Polisi

Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong "Underpass" Mampang ke Polisi

Megapolitan
SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

Regional
Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Regional
Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran 'Son'?

Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran "Son"?

Internasional
Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Regional
DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

Nasional
KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor 'Nyaleg' meski Belum Diundangkan

KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor "Nyaleg" meski Belum Diundangkan

Nasional
Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Nasional

Close Ads X