Nyanyikan Parodi "Syantik" Siti Badriah, Dua Polisi Ini Bikin Video Imbauan untuk Pemudik - Kompas.com

Nyanyikan Parodi "Syantik" Siti Badriah, Dua Polisi Ini Bikin Video Imbauan untuk Pemudik

Kompas.com - 14/06/2018, 10:55 WIB
Dua polisi menyanyikan parodi lagu Syantik Siti Badriah yang berisi imbauan kepada pemudikInstagram @satlantas_polresbatanghari Dua polisi menyanyikan parodi lagu Syantik Siti Badriah yang berisi imbauan kepada pemudik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video diunggah akun resmi Instagram Satlantas Polres Batanghari, Jambi, @satlantas_polresbatanghari, Rabu (13/6/2018).

Pada video itu, dua orang polisi menyanyikan lagu yang liriknya berisi imbauan untuk para pemudik.

Lagu berjudul "Kalau Lagi Mudik...dik...dik" itu dikemas dengan durasi 53 detik dan memparodikan lagu "Syantik" milik Siti Badriah.

Baca juga: Bripka Wawan, Polisi yang Fotonya Viral Saat Tertidur Setelah Bertugas di Tol Cipali

Kompas.com berhasil menghubungi polisi yang ada di video tersebut. Kedua polisi itu adalah Brigadir Meltra Eka dan Brigadir Firmansyah.

Brigadir Meltra mengatakan, ide membuat video ini muncul dari Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Batanghari, AKP La Ode Prasetyo Fuad.

Selanjutnya, ia mengeksekusi ide ini dan akhirnya menjadi materi sosialisasi untuk pemudik tahun ini.

"Idenya dari Kasat Lantas. Emang biasa gitu soalnya, kalau ada ide-ide sosialisasi saya yang garap," kata Meltra saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/5/2018) pagi.

Baca juga: 5 Berita Populer: Bripka Wawan yang Tertidur di Tol Cipali dan Rahayu yang Terjebak Macet 9 Jam Jakarta-Cikampek

Lagu "Syantik" Siti Badriah dipilih bukan tanpa alasan. Salah satunya, karena "Syantik" tengah diminati masyarakat.

Ia berharap, imbauan yang disampaikan lewat lagu "Kalau Mudik...dik...dik" ini akan lebih diingat oleh pemudik.

Lirik "keroyokan"

Meltra mengungkapkan, lirik lagu ini diciptakannya bersama Kasat Lantas AKP La Ode. Dari penciptaan lirik hingga pembuatan video membutuhkan waktu dua hari.

"Perasaannya senang. Kita buat video yang bertujuan untuk kebaikan sekaligus sosialisasi. Mengingatkan kembali kepada pemudik agar tetap tertib," kata dia.

Sementara, lokasi rekaman video lagu ini diambil di Kantor Satlantas Polres Batanghari.

"Set nya saya pilih sengaja di lokasi uji praktek SIM Polres Batanghari, karena rata-rata dindingnya ada gambar rambu-rambunya," kata Meltra.

Video kreatif dua polisi ini direspons positif oleh sejumlah warganet, yang meninggalkan komentar di postingan video tersebut.

Baca juga: Cerita Polisi yang Tidak Libur hingga Berlebaran bersama Para Tahanan...

Dihubungi secara terpisah, Kapolres Batanghari AKBP Mohamad Santoso mengatakan, cara ini dinilai efektif untuk menarik perhatian masyarakat dan pesannya akan lebih diterima.

"Bagus. Imbau tertib berlalu lintas dengan cara yang kreatif sehingga menarik masyarakat. Semoga pesan keamanan dan ketertiban masyarakat bisa diterima dan mudik dengan selamat, patuhi aturan lalulintas," kata Santoso, saat dihubungi secara terpisah.

Nah, ini dia lirik lagu tersebut:

Kalau lagi mudik...dik...dik...

Hai sayangku, sebentar lagi lebaran
Kamu mau mudik, mudik kampung halaman

Hai sayangku, kamu hati-hati
Saat mengemudi, pakai sabuk pengaman

Kalau lagi mudik, sayangilah dirimu
Tertiblah dijalan, jangan ugal-ugalan
Kalau lagi mudik dan masih pengen balik
Tertib-tertib kamu demi keselamatanmu

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo 4 FAKTA TANJAKAN KENTENG

Kompas TV Inilah kondisi Terminal Purabaya, Sidoarjo, Kamis (14/6) pagi.


 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Paslon 'Hati' Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Paslon "Hati" Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Regional
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Internasional
Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Megapolitan
Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Nasional
Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Regional
Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Nasional
Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Regional
Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong 'Underpass' Mampang ke Polisi

Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong "Underpass" Mampang ke Polisi

Megapolitan
SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

Regional
Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Regional
Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran 'Son'?

Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran "Son"?

Internasional
Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Regional
DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

Nasional
KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor 'Nyaleg' meski Belum Diundangkan

KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor "Nyaleg" meski Belum Diundangkan

Nasional
Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Nasional

Close Ads X