Kompas.com - 12/06/2018, 23:41 WIB
Tanaman pohon ganja sebagai barang bukti di Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota. ISTIMEWATanaman pohon ganja sebagai barang bukti di Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Memiliki 17 batang pohon ganja di lerengan lahan perkebunan teh, seorang pemuda, AT alias Bule (27) diciduk Satuan Reserse Narkoba, Polres Sukabumi Kota.

Pekerja swasta itu diamankan dari kosannya di wilayah Jalan Kokom Komariah, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (8/6/2018) lalu.

Dari rumah kosannya, polisi juga mengamankan daun ganja kering dan basah, biji tanaman ganja, kertas papir, alat pengering daun ganja buatan sendiri, gunting dan telepon seluler.

"Pengungkapan ini berawal dari pengembangan terhadap tersangka AT atas kepemilikan ganja lintingan," kata Kepala Sat Reserse Narkoba, AKP Maolana dalam siaran pers kepada wartawan, Selasa (12/6/2018).

Dia menuturkan, saat penggeledahan di rumahnya ditemukan sejumlah barang bukti, mulai dari daun ganja kering dan basah, biji ganja, hingga peralatan untuk mengeringkan daun ganja.

"Pengakuan tersangka daun ganja berasal dari hasil panen tanamannya sendiri di sekitar perkebunan teh di Sukaraja," tutur dia.

Baca juga: Tanam Ganja di Labuan Bajo, Satu Warga Perancis Jadi Tersangka

Pihaknya langsung bergerak cepat. Dengan petunjuk tersangka, akhirnya pohon ganja yang ditanam ditemukan. Belasan pohon ganja ini ditanam di sekitar lerengan perkebunan teh dan tertutup.

"Di lokasi, kami mendapatkan 17 batang pohon ganja dengan ketinggian sekitar 1,2 meter. Pengakuan tersangka awalnya mencapai 2 meter dan ditanam tujuh bulan lalu," ujar Maolana.

"Dari 17 pohon ganja itu, 12 pohon sudah dipanen, dan 5 pohon belum dipanen," sambungnya.

Saat ini, lanjut dia, perkaranya masih dalam penyidikan. Tersangka AT mengakui awalnya menanam pohon ganja untuk dikonsumsi sendiri. Namun akhirnya daun ganja yang sudah dikeringkan itu dijual kepada sejumlah kenalannya.

Baca juga: Polisi Tembak Bandar Ganja di Aceh Utara

Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat Pasal 114 ayat (1) junto Pasal 111 ayat (1), Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X