Rumah Kos Terbakar dan Tewaskan 8 Orang, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dimutasi

Kompas.com - 02/06/2018, 12:15 WIB
Pintu gang sekitar rumah kos yang terbakar ditutup, Selasa (29/5/2018).KOMPAS.com/Achmad Faizal Pintu gang sekitar rumah kos yang terbakar ditutup, Selasa (29/5/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendadak memutasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Chandra Oeratmangun usai peristiwa kebakaran rumah kos yang menewaskan 8 penghuninya Selasa lalu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Chandra Oeratmangun dipindah menjadi kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pelantikan Chandra di posisi baru itu digelar Kamis kemarin secara tertutup di Balai Kota Surabaya bersama 3 pejabat lainnya.

"Kepala Dinas Pemadam Kebakaran saat ini diisi pelaksana tugas," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhamad Fikser, dikonfirmasi, Jumat (1/6/2018) siang.

Fikser juga tidak membantah bahwa mutasi mendadak kepala Dinas Pemadam Kebakaran terkait peristiwa kebakaran rumah kos 3 hari lalu. "Yes," kata Fikser singkat.

Baca juga: Daftar Korban Meninggal dan Luka dalam Kebakaran di Rumah Kos Surabaya

Dia juga menjelaskan, mutasi di tubuh Pemkot Surabaya sudah biasa dilakukan, sebagai upaya penyegaran untuk memaksimalkan pelayanan kepada warga Surabaya.

Kebakaran rumah kos 2 lantai di Jalan Kebalen Kulon II nomor 9 mengakibatkan 8 penghuninya meninggal karena terjebak api.

Baca juga: Bayi Dilempar dari Lantai 2 dalam Kebakaran Rumah Kos yang Tewaskan 8 Orang

Dari 8 korban meninggal, 5 orang dewasa, 2 anak, dan seorang lagi bayi laki-laki yang masih berusia 3 bulan.



Terkini Lainnya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional

Close Ads X