Lebaran Waisak, Cara Unik Masyarakat Lereng Merbabu Rayakan Perbedaan

Kompas.com - 30/05/2018, 14:28 WIB
Kompas TV Pesan Kebhinnekaan Warnai Perayaan Waisak

Menurut Sukarmin, semangat toleransi dalam perayaan Waisak ini sesuai dengan tema Waisak tahun 2562 BE, yakni Sangha Theravada Indonesia yaitu bertindak, berucap, berpikir baik akan memperkokoh keutuhan bangsa.

"Semoga semangat toleransi dalam Waisak ini bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari demi keutuhan bangsa ini," ujarnya.

Baca juga: Umat Buddha Bagi-bagi Takjil usai Ritual Waisak di Candi Mendut

Kepala Desa Batur Radik Wahyu Dwi Yuniaryadi yang memimpin rombongan warga Non Buddhis dalam sambutannya atas nama pemerintah desa mengucapkan selamat hari Raya Waisak.

Ia berbesar hati lantaran kehidupan warga dusun Thekelan penuh dengan kerukunan dan kedamaian, kendati berbeda-beda agama dan keyakinan.

"Agar hubungan yang harmonus ini senantiasa terjalin, tetap bersaudara dan menjadi contoh teladan bagi kita semua. Semoga hubungan toleransi, hormat-menghormati ini akan semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan kita," kata Yuniaryadi.

Yuniaryadi menjelaskan, warga dusun Thekelan adalah warga yang majemuk. Umat Buddha menjadi umat yang mayoritas, disusul muslim dan umat nasrani. Namun karena kedewasaan warga dalam menjaga hubungan persaudaraan, tidak pernah ada gesekan antar umat beragama.

"Semoga tetap terjaga selamanya," ucapnya.

Baca juga: 1.617 Polisi Amankan Perayaan Waisak 2018 di Candi Borobudur

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Thekelan Supriyo. Ia mengatakan, masyarakat dusun Thekelan adalah masyarakatnya majemuk. Kerukunan umat beragama tak perlu diajarkan lagi disini.

Sebab sejak lama, umat beragama Buddha, Islam, Kristen dan Katolik hidup berdampingan.

"Seperti pada perayaan Waisak ini, semua warga masyarakat ikut mangayubagyo dan ikut mengucapkan selamat Waisak," kata Supriyo.

Persaudaraan adalah diatas segalanya, itulah pesan yang ingin disampaikan oleh masyarakat dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang melalui perayaan Waisak ini. Berbeda keyakinan ternyata tak membuat sekat-sekat diantara mereka.

Bahkan perbedaan keyakinan seolah menjadi kekayaan batin bagi masyarakat dusun Thekelan, untuk terus hidup dalam kerukunan dan kedamaian.

Dusun Thekelan berada di ketinggian 1.650 meter di atas permukaan laut, boleh jadi adalah kampung tertinggi di lereng Gunung Merbabu. Hawanya cukup dingin, tapi hati para warganya terbukti hangat.

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta. Semoga semua makhluk hidup di dunia berbahagia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X