Temukan Tikus dan Kecoak, BPOM Gorontalo Segel Gudang Makanan - Kompas.com

Temukan Tikus dan Kecoak, BPOM Gorontalo Segel Gudang Makanan

Kompas.com - 18/05/2018, 17:39 WIB
Ilustrsai kecoakPoravute Ilustrsai kecoak

GORONTALO, KOMPAS.com – Karena dimasuki tikus dan kecoak, sebuah gudang penyimpanan makanan disegel Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Gorontalo.

Penyegelan ini pun dilakukan karena BPOM menemukan barang rusak, kadaluarsa, kemasan penyok yang penyimpanannya dicampur. 

“Sudah ketiga kali kami temukan masalah yang sama namun tidak ada tindak lanjutnya oleh pengelolanya, akhirnya kami segel kemarin,” kata Yudi Noviandi, Jumat (18/5/2018).

Penyegelan ini merupakan hasil inspeksi mendadak BPOM Gorontalo di awal Ramadhan saat lalu lintas distribusi bahan makanan dan kebutuhan masyarakat lainnya sedang tinggi.

Baca juga: PNS yang Sebut Bom Surabaya Rekayasa Diberhentikan Sementara dari Jabatannya

BPOM juga menjumpai tumpukan barang yang melebihi kapasitasnya sehingga dapat membahayakan orang yang bekerja.

“Seharusnya pengelolaannya mematuhi aturan yang standar. Kami juga menemukan tumpukan barang yang melebihi kapasitasnya hingga terlihat miring, ini membahayakan orang,” kata Yudi Noviandi.

Gudang barang ini milik perusahaan distributor nasional yang kantor cabangnya berada di Manado, Sulawesi Utara.

Setelah manajemen perusahaan menandatangani kesepakatan untuk perbaikan, segel dilepaskan hari ini.

“Minggu depan kami akan lihat kembali, kalau masih tetap kami akan proses,” kata Yudi Noviandi.

Kompas TV BPOM DIY menemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya dalam sidak di pasar tradisional.


Komentar

Terkini Lainnya

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional
Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Megapolitan
10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP IPA Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP IPA Tertinggi

Edukasi
Melihat Saluran Pembuangan Limbah Narkoba di Mapolda Metro Jaya...

Melihat Saluran Pembuangan Limbah Narkoba di Mapolda Metro Jaya...

Megapolitan

Close Ads X