Polisi Imbau Warga Tak Sebarkan Foto dan Video Korban Bom Gereja - Kompas.com

Polisi Imbau Warga Tak Sebarkan Foto dan Video Korban Bom Gereja

Kompas.com - 13/05/2018, 11:39 WIB
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung MangeraKOMPAS.com/Achmad Faizal Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera

SURABAYA, KOMPAS.com — Polisi melarang warga menyebarkan gambar dan video korban ledakan di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

"Kami berharap warga tidak menyebarkan atau mengunggah gambar maupun foto di media sosial," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

Barung menambahkan, jika foto-foto mengenaskan korban ledakan disebarkan, hal itu sama dengan melegitimasi tindakan para pelaku.

"Informasi korban dan sebagainya, yang resmi hanya dari polisi," ujarnya.


Baca juga: Foto-foto Suasana Terkini Pascaledakan Bom di Gereja Santa Maria Surabaya

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya.

Selain di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, ledakan juga terjadi di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno.

Hingga pukul 11.00 WIB, polisi merilis 9 korban meninggal dunia dan 40 korban luka-luka. Sebagian besar korban dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X