Sidang Penipuan Hotel BCC, Saksi Ceritakan Pertengkaran Ayahnya dengan Terdakwa

Kompas.com - 30/04/2018, 22:17 WIB
Saksi Arron Constantin, yang merupakan anak kandung dari saksi Conti Chandra memastikan keterangan darinya saat dilakukannya BAP yang dilakukan pihak kepolisian dan dilanjutkan ke pihak Kejaksaan didepan mejelasi Hakim di PN Batam, Senin (30/4/2018) KOMPAS.COM/ HADI MAULANASaksi Arron Constantin, yang merupakan anak kandung dari saksi Conti Chandra memastikan keterangan darinya saat dilakukannya BAP yang dilakukan pihak kepolisian dan dilanjutkan ke pihak Kejaksaan didepan mejelasi Hakim di PN Batam, Senin (30/4/2018)

BATAM, KOMPAS.com - Sidang kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan akta otentik kepemilikan hotel dan apartemen BCC, dengan tersangka Tjipta Fudjiarta kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (30/4/2018) siang tadi.

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ketiga ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejagung dan Kejari Batam menghadirkan saksi Arron Constantin yang merupakan anak kandung dari Conti Candra, saksi pelapor.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim Tumpal Sagala, Hakim Anggota Yona Lamerosa Ketaren dan Taufik Abdul Halim, Arron mengaku masih ingat betul apa yang terjadi dalam pertemuan di ruang M, hotel dan apartemen BCC pada Desember 2012 lalu.

"Terdakwa mengatakan saya undang Anda supaya Anda mengetahui bahwa hubungan saya adalah hubungan saudara, sedangkan hubungan bisnis dan hukum adalah hal yang berbeda," kata Arron menceritakan.

Setelah itu, terdakwa menyodorkan surat jual beli dan menyuruh ayah Arron, Conti Chandra, untuk membacanya. Namun saat Conti belum selesai membaca surat jual beli, terdakwa menyela. Setelah itu, terdakwa kembali menyuruh Conti untuk mengulangi apa yang sudah dibaca tadi.

"Setelah berulang kali ayah saya membacanya, baru terdakwa menimpalinya dengan perkataan, 'Nah kamu saja sudah bilang saya bayar, jadi ngapain lagi saya harus bayar'," kata Arron menirukan ucapan terdakwa.

Baca juga : Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saat itulah, lanjut Arron, terjadi perdebatan antara ayahnya dengan terdakwa, karena Conti mengaku terdakwa sama sekali belum pernah membayar.

Bahkan yang membuat Conti naik pitam adalah saat terdakwa mengatakan bahwa surat notaris itu, kalau sudah jadi, ya otentik dan resmi.

"Surat notaris itu kalau sudah jadi ya otentik dan resmi, jadi memang saya sudah bayar," ujar Arron menceritakan apa yang dikatakan terdakwa saat melakukan pertemuan dengan kedua orangtua Arron di BCC.

Bahkan, Lanjut Arron, saat ibunya meminta terdakwa agar membatalkan jual beli dan surat jual beli itu, dengan nada keras terdakwa menolak, bahkan membentak kedua orang tua Arron.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.