Kompas.com - 12/04/2018, 18:33 WIB
- Dirjen Kementerian Perhubungan Zulfikri saat meninjau kedatangan dua trainset LRT Palembang, di pelabuhan Boombaru. Kompas.com/ Aji YK Putra- Dirjen Kementerian Perhubungan Zulfikri saat meninjau kedatangan dua trainset LRT Palembang, di pelabuhan Boombaru.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kementerian Perhubungan Zulfikri meninjau dua trainset Light Rail Transit (LRT) yang telah tiba di Pelabuhan Boombaru, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (11/4/2018) malam.

Dalam tinjauan tersebut, Zulfikri ingin memastikan bahwa kondisi kereta yang dikirim oleh PT INKA dari Madiun, Jawa Timur, menuju Palembang tiba dalam kondisi baik.

Menurut Zulfikri, ada sejumlah perbedaan antara jenis kereta LRT di Palembang dengan kereta LRT di Jabodetabek.

Perbedaan tersebut, lanjut dia, terletak pada spesifikasi kereta. LRT Jabodetabek memiliki sistem operasi kereta secara otomatis, sementara kereta LRT di Palembang dioperasikan secara manual.

"Baik LRT Palembang dan Jakarta semuanya diproduksi oleh PT INKA dan hasil anak bangsa. Tetapi perbedaannya, LRT Jabodetabek memiliki daya interaksi di bakal pelanting atau rolling stock dan sinyal yang digerakkan secara otomatis. Tetapi, (LRT) untuk di Palembang masih secara manual dan sepenuhnya dikendalikan masinis," kata Zulfikri setelah meninjau.

(Baca juga: LRT Palembang Siap Diluncurkan 18 April)

Zulfikar menambahkan, dalam pengoperasiannya sendiri, kereta LRT Palembang membutuhkan daya listrik sebesar 750 voltdc.

Seluruh jenis LRT itu menggunakan sistem kelistrikan bawah. Berbeda dengan commuter line di Jakarta yang menggunakan sistem kelistrikan dari atas.

Oleh karena itu, mereka juga menyiapkan gardu khusus yang diletakkan di Jakabaring sebagai persiapan di jalur LRT.

"Kami pastikan tidak ada padam arus listrik saat pengoperasian LRT. Karena kita menjadi pelanggan premium sehingga diutamakan," ujarnya.

(Baca juga: Cerita Sripun, Dara Asal Semarang yang Taklukkan Hati David Beckham (1))

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Palembang, Suranto, menambahkan, sebanyak 13 stasiun memiliki mesin genset sendiri untuk mengantisipasi listrik padam.

"Jadi, jika nantinya ada kematian listrik, kereta LRT akan otomatis menuju ke stasiun terdekat. Ada 13 genset ditempatkan di seluruh stasiun," tambah Suranto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.