Lapan: Peluang Jatuhnya Tiangong-1 di Indonesia Ada, Tapi... - Kompas.com

Lapan: Peluang Jatuhnya Tiangong-1 di Indonesia Ada, Tapi...

Kompas.com - 29/03/2018, 13:52 WIB
Prediksi terbaru kejatuhan tiangong-1 Prediksi terbaru kejatuhan tiangong-1

BANDUNG, KOMPAS.com - Stasiun luar angkasa milik Tiongkok, Tiangong I, berpotensi jatuh di wilayah Indonesia. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) memperkirakan, sampah antariksa itu akan jatuh pada 1 April 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

Tiar Dani, Peneliti Astronomi dan Astrofisika Pusat Sains Antariksa Lapan mengatakan, Tianggong I sudah terkonfirmasi tak bisa dikontrol oleh otoritas Tiongkok sejak setahun lalu. Pemerintah Tiongkok pada 4 Mei 2017 lalu pun telah melaporkan kondisi itu ke PBB.

"Peluangnya (jatuh di Indonesia) ada tapi besar kecilnya kita belum bisa memastikan. Beratnya kan 8,5 ton," ujar Tiar saat dihubungi via telepon seluler, Kamis (29/3/2018).

"Stasiun ini sudah tidak bisa dikontrol lagi sejak tahun kemarin oleh otoritas Cina. Jadi kemungkinan akan kembali ke bumi (reentry) sekitar tanggal 1 April. Plus minusnya (waktu meleset) masih ada 19 jam," tambahnya. 

(Baca juga : Soal Tiangong I Jatuh, LAPAN: Tak Perlu Khawatir, Tetap Waspada )

Kendati demikian, lanjut Tiar, pihak LAPAN baru bisa memastikan waktu dan tempat jatuhnya pada 1 April 2018 sebelum pukul 09.00 WIB.

"Lokasi dan waktu pastinya jatuhnya belum bisa diprediksi secara akurat. Tapi mungkin beberapa jam sebelum jatuh. Jadi pada tanggal 1 April sebelum jam 09.00 WIB itu kita baru bisa memastikan Indonesia aman atau tidak," tuturnya.

Dari pantauan terbaru LAPAN, Tianggong I saat ini berjarak sekitar 180 km dari permukaan bumi.

"Pantauan sekarang sedang mengarah ke bumi ketinggiannya 180 km menuju bumi, dianggap reentri (masuk kembali ke bumi) pada ketinggian 120 km " ujarnya. 


Terkini Lainnya

Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Bawaslu Bengkulu Panggil 2 Bupati Usai Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'aruf

Regional
Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Fadli Zon: Masak Menko Polhukam Koreksi Presiden, Bagaimana Ceritanya?

Nasional
Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Eni Anggap Uang Kotjo untuk Munaslub Golkar dari Sumber yang Halal

Nasional
5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

Regional
Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Petani Buang Buah Naga Merah ke Sungai karena Harganya Murah

Regional
Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Otoritas Meksiko Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Ledakan Pipa Minyak Ilegal

Internasional
Pendaki Wanita Berjuluk 'Bikini Hiker' Tewas Membeku di Taiwan

Pendaki Wanita Berjuluk "Bikini Hiker" Tewas Membeku di Taiwan

Internasional
Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Fadli Zon Sarankan KPU Cari Moderator Debat dari Kalangan Akademisi

Nasional
Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Keluarga Berharap Baasyir Dibebaskan Sesuai Keputusan Awal Jokowi

Nasional
Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Tunangan Selesaikan Masalah Utang, Pernikahan Putri Mako Bisa Digelar

Internasional
Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Temui Presiden Jokowi, Empat Bupati di Maluku Utara Minta Bangun Bandara dan Pelabuhan

Nasional
Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Pengelola Pasar Baru Bekasi Pastikan Tempatnya Layak untuk Berjualan

Megapolitan
Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Selain Kapolda, Kapolres Jakpus, Jakut, dan Tangerang Kota Ikut Dirotasi

Megapolitan
BPN: Survei Membuktikan Masyarakat Ingin Perubahan Ekonomi

BPN: Survei Membuktikan Masyarakat Ingin Perubahan Ekonomi

Nasional
Yakin Menang 70 persen, Ma'ruf Amin Sebut Jatim Tinggal Pemantapan

Yakin Menang 70 persen, Ma'ruf Amin Sebut Jatim Tinggal Pemantapan

Regional

Close Ads X