Kata Pengamat soal Pentingnya Debat Pilkada Jabar 2018

Kompas.com - 12/03/2018, 14:26 WIB
Debat publik pertama Pilkada Jawa Barat 2018 akan digelar di Kompas TV pada Senin (12/3/2018) pukul 12.30 WIB. Debat akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi. Kompas TVDebat publik pertama Pilkada Jawa Barat 2018 akan digelar di Kompas TV pada Senin (12/3/2018) pukul 12.30 WIB. Debat akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Debat perdana Pilkada Jawa Barat 2018 akan digelar pada Senin (12/3/2018) malam di Gedung Sasana Budaya Ganseha (Sabuga), Bandung. Seberapa pentingkah acara debat bagi masyarakat?

Pengamat politik, hukum, dan tata negara Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, menjelaskan, debat merupakan medium bagi para calon untuk adu gagasan dengan cara ilmiah.

"Kita ingin debat ini mengubah pendekatan, mengubah cara memilih. Pendekatannya tidak ke SARA, subyektif, serta tidak menimbulkan kegaduhan dan ketidaksenangan dari semua pihak," ucap Asep saat dihubungi via telepon seluler, Senin (12/3/2018).

Sebab itu, dalam debat malam nanti, Asep berharap para kontestan dapat fokus memaparkan program dan solusi ketimbang saling serang.

Baca juga: Saksikan Debat Publik Perdana Pilkada Jawa Barat di KompasTV, Senin Malam Ini

"Enggak perlu saling serang, iyalah, karena kebetulan calonnya orang Jabar semua nih. Yang ingin kita eksplor bagaimana mereka punya kemauan, rencana membangun Jabar ke depan agar lebih baik dari yang sekarang," ujarnya.

"Karena itu, kita pastikan pilkada itu berbasis substansi visi, misi, dan program, serta komitmen mereka membangun Jabar ke depan. Ketimbang mempersoalkan keterkenalan, tua atau muda, kita sedikit kebelakangkanlah. Tapi, bagaimana dia punya kapasitas kemampuan memahami dan memberi solusi bagi Jabar ke depan. Itu cerminan dari debat ini," jelas Asep.

Debat publik, sambung dia, juga penting bagi masyarakat untuk melihat gagasan serta janji politik calonnya bagi masyarakat.

"Pemilih juga catat apa yang dikatakannya, nanti tagih kalau dia lalai dan abai terhadap janjinya. Jangan hanya nonton melongo, jadi harus catat betul agar calon juga hati-hati dalam mengeluarkan pendapatnya," tutur Asep.

Baca juga: Debat Pilkada Jabar, KPU Sebar 2.000 Undangan dan Libatkan 18 Pakar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Regional
Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Regional
Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Regional
Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Regional
Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Regional
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X