Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipali yang Melibatkan Lamborghini

Kompas.com - 10/03/2018, 06:53 WIB
Polisi PJR Polda Jabar tengah menangani tabrakan beruntun yang melibatkan rombongan kendaraan mewah di Tol Cipali KM 88+200 jalur A jurusan Cikopo-Palimanan, Kampung Cibeunying, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jumat (9/3/2018). Foto Humas Polda Jabar Polisi PJR Polda Jabar tengah menangani tabrakan beruntun yang melibatkan rombongan kendaraan mewah di Tol Cipali KM 88+200 jalur A jurusan Cikopo-Palimanan, Kampung Cibeunying, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jumat (9/3/2018).

SUBANG, KOMPAS.com - Tiga mobil mewah dan satu mobil polisi terlibat tabrakan beruntun di Jalan Tol Cipali Km 88+200 jalur A jurusan Cikopo-Palimanan, Kampung Cibeunying, Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Tabrakan tersebut terjadi pada Jumat (9/3/2018) sekitar pukul 12.00 WIB, melibatkan mobil Toyota Lexus dengan nomor polisi B 666 RRH, Honda HRV Up B 1571 TIV, Lamborghini B 1 DIS, dan mobil dinas polisi nomor lambung 9101 (Denwal Korlantas).

Kasubbid Penmas Polda Jabar AKBP Sri Damar Alam menjelaskan, cuaca siang itu cerah dengan kondisi jalan lurus beraspal beton. Jalan dua jalur di Tol Cipali itu dibagi menjadi empat lajur yang dipisahkan oleh marka terputus, sedangkan arus lalu lintas sendiri dalam keadaan sedang.

Hanya saja, jalur jalan di tempat kejadian mengalami penyempitan pada lajur lambatnya karena sedang ada perbaikan.

Awal mula tabrakan beruntun ini terjadi saat Toyota Lexus dari arah Cikopo atau arah barat menuju ke arah timur Palimanan. Kendaraan ini melaju di lajur cepat.

Baca juga : Libatkan Rombongan Lamborghini, Tabrakan Beruntun Terjadi di Tol Cipali

 

Saat tiba di jalur jalan penyempitan, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang Honda HRV Up B 1571 TIV yang dikemudikan Aditya ikhwan Pratama (23), warga Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Kemudian kendaraan minibus Honda HRV terdorong ke depan, menabrak belakang kendaraan sedan dinas polisi nomor lambung 9101 (Denwal Korlantas). Kendaraan sedan dinas polisi tersebut lalu terdorong ke depan, menabrak bagian belakang kendaraan sedan Lamborghini bernomor polisi B 1 DIS 1," jelas Sri Damar.

Namun, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja, pengemudi Honda HRV yang diketahui Aditya Ikhwan Pratama ini mengalami luka-luka.

"Namun, saat dilakukan pengecekan ke RS MH Thamrin, korban sudah dijemput tim rombongan Lamborghini," ucap Sri Damar.

Adapun empat kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut mengalami kerusakan.

"Kendaraan yang terlibat laka lantas tersebut langsung dibawa oleh rombongan Lamborghini dan dikawal dari Denwal Korlantas Polri dan tidak diamankan," tuturnya.

Baca juga : Grand Livina Penyok Terjepit 2 Truk dalam Tabrakan Beruntun, Sopir Selamat

Menurut Damar, berdasarkan data dari Patroli Jalan Raya Polda Jabar, kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas dalam kondisi bagus. Polisi menduga ada kelalaian dari pengemudi.

"Kurang hati-hatinya pengemudi Toyota Lexus nopol B 666 RRH karena pada saat mengemudikan kendaraannya kurang konsentrasi dan tidak dapat menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya sehingga terjadi tabrak belakang," ucapnya.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 50 juta.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Regional
2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X