Ketua BEM Unram: Kami Memberi Nilai C Atas Pemerintahan Jokowi

Kompas.com - 09/03/2018, 17:29 WIB
Ketua BEM Unram,  Liga Ayun Selatan menitipkan hasil kajian bersampul merah pada Presiden Jokowi. Hasil kajian tersebut dititipkan pada Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, saat diskusi nasional Capaian Tiga Tahun Kepemimpinan Jokowi di Universitas Mataram, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/FitriKetua BEM Unram, Liga Ayun Selatan menitipkan hasil kajian bersampul merah pada Presiden Jokowi. Hasil kajian tersebut dititipkan pada Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, saat diskusi nasional Capaian Tiga Tahun Kepemimpinan Jokowi di Universitas Mataram, Jumat (9/3/2018).

Saya pelajari dulu apa kajian ini benar atau tidak, kita sama-sama dari akademisi, jadi harus diperiksa dan dipelajari dulu," tuturnya. 

Moeldoko mengaku gembira dengan sambutan dan hujan kritik mahasiswa terhadap pemerintahan Joko Widodo. Dia mengatakan, kritik tidak menjadi persoalan, berbeda dengan menghina. 

Bukan hanya mahasiswa, Gubernur NTB, Zainul Majdi sebagai penanggap diskusi juga mengkritik banyaknya ritel yang mematikan ekonomi masyarakat di pedesaan dan kampung.

Hal itu berdampak pada pendapatan ekonomi masyarakat kecil yang dikhawatirkan berimbas pada munculnya pemahaman radikal karena merosotnya perekonomian mereka.

(Baca juga : 8 Anggota BEM UI Terbang ke Asmat, Zaadit Taqwa Tidak Ikut )

Ia menjelaskan, menjamurnya ritel tidak hanya berpengaruh pada struktur ekonomi di desa. Karena uang tidak lagi beredar di lingkaran orang-orang atau pengusaha tingkat desa ataupun pedagang kecil.

“Tapi kemudian dia (uang itu) disedot dan ditarik ke Jakarta atau entah kemana. Tidak hanya struktur ekonomi yang berubah tetapi juga institusi sosial keagamaan yang terpengaruh," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika kita bicara radikalisme maka menjaga institusi keagamaan di tingkat desa termasuk kegiatan keagamaan sesungguhnya benteng yang sangat kuat untuk mencegah radikalisme itu," tambahnya. 

Majdi juga mengingatkan, jika membuat aliran kebijakan ekonomi yang sifatnya liberal maka harus disiapkan di tingkat bawah atau masyarakat jaringan pengaman.

“Supaya liberalisasi kebijakan itu tidak memporakporandakan struktur ekonomi dan sosial yang sudah terbangun di masyarakat,” kritiknya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.