Kronologi Ibu Dicekoki Air Selang hingga Tewas, Anak dan Menantu Lakukan Ritual

Kompas.com - 07/03/2018, 07:30 WIB
Tuminem (50), seorang ibu yang diduga tewas dianiaya oleh anak, menantu dan iparnya dimakamkan di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/3/2018). Humas Polres TrenggalekTuminem (50), seorang ibu yang diduga tewas dianiaya oleh anak, menantu dan iparnya dimakamkan di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/3/2018).

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Polres Trenggalek, Jawa Timur, menetapkan 7 tersangka pelaku kekerasan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga, Tuminem (50). Dua tersangka di antaranya adalah anak kandung dan menantu korban.

Sang ibu diduga meninggal setelah dianiaya dengan cara dicekoki air melalui selang.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra mengatakan, pembunuhan Tuminem terkait sebuah ritual yang dilakukan para pelaku yang masih berkerabat ini sejak Jumat (2/3/2018).

Awalnya, mereka menyembelih lima ekor ayam dan memakannya dengan nasi kuning.

"Ritual dilakukan hingga hari Minggu (4/3/2018) pukul 04.00 WIB," ungkap Didit, Selasa (6/3/2018).

Rini Astuti, anak korban, lalu meminta pelaku lainnya mengeluarkan seluruh perabot dari dalam rumah lalu menyiramkan air ke seluruh tubuh korban. Sorenya, korban sempat keluar rumah dan mengeluh sakit perut.

"Awalnya anak korban mengaku mengobati korban dengan mengguyurkan air ke ke seluruh tubuh korban," tambah Didit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rini juga yang berinisiatif memasukkan selang dan memasukkan ikan teri kering ke mulut ibunya. Ikan teri itu disebut untuk mengeluarkan roh jahat yang menyebabkan sakit dari tubuh Tuminem.

Aksi ini dilakukan Rini dengan bantuan enam pelaku lain. Air dari selang mengalir ke mulut Tukinem selama 30 menit.

"Karena air terus mengalir ke tubuh korban selama 30 menit, korban akhirnya meninggal dunia," tutur Didit.

Menurut otopsi, lanjut dia, paru-paru Tukinem penuh dengan air. Tuminem meninggal dunia karena tertutupnya saluran udara oleh air, hingga rongga dada dan paru-paru juga berisi air.

"Kami masih dalami, sebenarnya ritual apa yang sedang dilakukan," tuturnya.


Artikel ini telah tayang di Surya dengan judul: Kronologi Tewasnya Wanita yang Dicekoki Air di Trenggalek, Mulut Korban Juga Disumpal Ikan Teri



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X