Sri Mulyani: Ajang IMF-Bank Dunia Diharap Berdampak Baik pada Investasi ke Indonesia

Kompas.com - 02/03/2018, 17:41 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Kamis (1/3/2018), untuk meninjau kesiapan daerah tersebut dalam menyambut Annual Meeting IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang. Biro Humas Dinas Pariwisata BanyuwangiMenteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Kamis (1/3/2018), untuk meninjau kesiapan daerah tersebut dalam menyambut Annual Meeting IMF dan Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang.


BANYUWANGI, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Annual Meeting IMF-Bank Dunia yang bakal digelar di Bali pada Oktober 2018 berdampak bukan hanya pada perekonomian Indonesia, melainkan juga kepercayaan investor pada Indonesia.

Hal tersebut dijelaskan Sri Mulyani saat berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (2/3/2018).

"Dampaknya tentu tidak hanya dalam bentuk uang, tapi juga dalam bentuk confidence serta pandangan yang positif dari dunia internasional terhadap kondisi Indonesia karena mereka hadir sendiri dan melihat sendiri perkembangan yang ada di sini. Nah, itu akan berdampak pada potensi investasi dan masuknya kapital ke Indonesia," jelas Sri Mulyani.

Ia juga menjelaskan, saat ini Bank Indonesia, Bappenas, dan Kementerian Keuangan sedang menghitung estimasi junlah perputaran uang saat Annual Meeting IMF-Bank Dunia serta pengaruhnya pada perekonomian Bali dan Indonesia pada umumnya.

"Estimasi awal ada 18.000 tamu yang hadir. Paling tidak mereka tinggal di Indonesia selama satu minggu atau bahkan lebih. Tentu dari sisi jumlah pengeluaran konservatif kita akan melihat pengaruhnya pada perekonomian Bali dan perekonomian Indonesia. Itu yang sifatnya dilihat dalam kuantitas uang. Berapa? Masih kami hitung," ucap Sri Mulyani.

Baca juga: Selama IMF-World Bank Annual Meeting, Uang Berputar Diprediksi Capai Rp 5,7 Triliun

Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan, pihaknya sudah mengecek persiapan Annual Meeting IMF-World Bank, seperti pelabuhan, bandara, jalan, tempat wisata, BTS, serta toilet.

"Ada 10 item yang dievaluasi dan kami sudak cek di Lombok dan Banyuwangi. Semuanya sudah siap dan rencananya pekan depan, Senin atau Selasa, kita akan eksekusi segera kekurangannya karena waktunya tinggal beberapa bulan," tutur Luhut.

Dia juga menambahkan, akan ada anggaran khusus dari APBN untuk persiapan Annual Meeting IMF-World Bank. Rencananya, anggaran akan segera diturunkan setelah proses evaluasi di Jakarta.

"Kami hitung dulu berapa yang dibutuhkan baru diturunkan anggarannya. Berapa besarannya, kami masih belum tahu, menunggu rapat koordinasi di Jakarta pekan depan," kata Luhut.

Baca juga: Apa Saja yang Akan Dibahas saat IMF-World Bank Annual Meeting 2018?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X