KPU Jateng Targetkan Paritisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 77,5 Persen

Kompas.com - 27/02/2018, 22:32 WIB
Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Jateng, Diana Arianti ditemui saat sosialisasi KPU Jateng Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKetua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Jateng, Diana Arianti ditemui saat sosialisasi KPU Jateng Goes to Campus di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menargetkan 77,5 persen tingkat partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018. Target itu diyakini tercapai karena sosialisasi sudah dilakukan.

"Kalau bicara target partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2018 kami mengacu KPU pusat 77,5 persen," kata Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Jateng, Diana Arianti ditemui saat sosialisasi "KPU Jateng Goes to Campus" di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/2/2018).

Dia mengatakan, alasan sosialisasi dilaksanakan di kampus karena selama ini lembaga pendidikan merupakan kawasan netral dari kegiatan politik. Sehingga dalam kesempatan itu, KPU Jateng memulai sosialisasi pemilih Pilkada Serentak 2018 dari UNS Solo.

"Kampus kami representasikan sebagai tempat yang netral karena tidak terkait dengan manapun. Kampus juga kami anggap tempat yang independen," jelas Diana.

Baca juga : Aher Targetkan Partisipasi Pemilih di Pilkada Jabar 70 Persen

Selain di UNS Solo, kata Diana, dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, KPU Jateng juga menggandeng 14 universitas lain di wilayah Jateng. Hal itu agar mereka tidak hanya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi juga ikut berpartisipasi sebagai penyelenggara pemilihan.

"Bahwa saat umur untuk menjadi KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) ini kan jumlahnya menjadi turun. Kami harapkan rekan-rekan mahasiswa dan pelajar yang memenuhi syarat umur 17 tahun didorong untuk menjadi petugas di TPS," jelas dia.

KPU Jateng akan mulai membuka pendaftaran petugas KPPS pada Mei 2018 atau sekitar satu bulan menjalang pemilihan Pilkada Serentak 2018, sehingga sosialisasi "Goes to Campus" menjadi salah satu upaya KPU Jateng untuk menjaring petugas KPPS serta pemilih pemula.

Baca juga : Partisipasi Pemilih Rendah, Potensi Kerugian Pilkada di Garut Capai Rp 40 Miliar

Adapun universitas yang digandeng KPU Jateng dalam proses sosialisasi ini, antara lain Universitas Muhammadiyah Purwakarta, Universitas Jenderal Sudirman (Unsoed), Universitas Diponegoro, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kompas TV Di Kudus, Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri rapat kerja cabang khusus, yang digelar oleh pengurus DPC PDI Perjuangan, Kudus.

Kompas TV Warga melakukan protes karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X