Bupati Sabu Raijua: Kita Akan Tindak ASN Penganiaya Stafnya

Kompas.com - 26/02/2018, 10:54 WIB
Ilustrasi PNS KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi PNS

KUPANG, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nikodemus Rihi Heke akan menindak tegas seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Dinas Komunikasi dan Informatika setempat karena menganiaya stafnya. 

ASN yang akan diberi sanksi itu berinisial VPG, Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sabu Raijua.

VPG diketahui telah menganiaya stafnya yang bernama Nur Khairunnisa. Kasus itu sudah dilapokan ke aparat Kepolisian Sektor Sabu Barat.

"Kasusnya sedang dalam proses. Jadi begini, saat kejadian, korban langsung lapor polisi dan saya pikir itu tidak bisa dibatasi karena merupakan hak dia karena menyangkut tindakan pidana," ujar Nikodemus kepada Kompas.com, Senin (26/2/2018).

(Baca juga : Ditampar Atasannya, ASN Perempuan di Sabu Raijua Lapor Polisi )

Nikodemus menjelaskan, kasus penganiayaan tersebut sedang ditangani Badan Kepegawaian Daerah Sabu Raijua.

"Meski kasus itu sudah dilaporkan ke polisi, tapi dalam proses kepegawaian, pelakunya pasti akan kita tindak secara administratif," ungkapnya. 

"Kasus ini sementara ditangani dan pelaku sementara dimintai keterangan dan diperiksa secara intensif oleh Bagian Kepegawaian,"sambung Nikodemus.

Nikodemus mengaku belum mengetahui persis penyebab tindakan penganiayaan itu. Namun informasi sementara, diduga terjadi kesalahpahaman. Ia pun berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi.

Sebagai ASN yang dinilai berpendidikan oleh masyarakat, harus ditunjukan dengan tindakan-tindakan yang baik. Tindakan emosional seperti itu, sambung dia, adalah tindakan yang keliru.

"Saya imbau kepada seluruh PNS di Sabu Raijua, kejadian itu jangan terulang lagi. Hal yang biasa dilakukan secara dialog itu harus diambil. Kalaupun ada kesalahan dalam melaksanakan tugas ada hal yang tidak sejalan, itu bisa didiskusikan sehingga bisa cari jalan keluar," ucapnya.

(Baca juga : Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis )

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Regional
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Regional
Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X