Kompas.com - 18/02/2018, 11:52 WIB
Petronela Sau, menangis saat melihat peti jenazah Adelina Sau, di mobil jenazah di dekat Kargo Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/2/2018) KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BerePetronela Sau, menangis saat melihat peti jenazah Adelina Sau, di mobil jenazah di dekat Kargo Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/2/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Adelina Sau, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di Malaysia.

Adelina tewas, setelah disiksa secara keji oleh majikannya di Malaysia.

Perwakilan Kementerian Luar Negeri Tody Baskoro mengatakan, kejadian itu bermula ketika pada Sabtu (10/2/2018), aparat penegak hukum Malaysia di Sebrang Prai Tengah, menerima laporan adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang warga negara Indonesia.

Mendapat laporan itu, aparat Malaysia kemudian mendatangi lokasi kejadian dan langsung membawa Adelina, yang saat itu dalam kondisi kritis ke Rumah Sakit Bukit Mertajam.

Baca juga : TKI Adelina Tewas di Malaysia, 3 Majikannya Ditahan

"Yang bersangkutan (Adelina) diduga dianiaya oleh majikannya,"kata Tody kepada sejumlah wartawan di sela-sela penjemputan jenazah Adelina di Ruang Kargo Bandara El Tari Kupang, Sabtu (17/2/2018) sore.

Setelah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit itu lanjut Tody, Adelina akhirnya meninggal pada Minggu (11/2/2018).

Namun, aparat penegak hukum Malaysia belum sempat meminta keterangan Adelina, karena saat masih hidup, Adelina mengalami trauma berat.

Meski begitu, aparat hukum Malaysia kemudian menahan dua orang kakak beradik yang merupakan majikan Adelina, beberapa saat setelah Adelina meninggal.

Baca juga : TKI Adelina Tewas di Malaysia karena Tak Diberi Makan

"Setelah menahan dua orang majikan, pada keesokan harinya, polisi kembali menahan seorang perempuan yang merupakan ibu kandung dari majikan Adelina,"ucap Tody.

Atas perbuatan mereka itu lanjut Tody, otoritas hukum setempat menjerat dengan Pasal 302 hukuman pidana, dengan ancaman hukuman mati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X