Hujan-hujanan, Jokowi Tetap Layani Warga untuk "Selfie"

Kompas.com - 15/02/2018, 11:04 WIB
Presiden Jokowi melayani warga Kabupaten Gowa bersalaman dan berswafoto di bawah guyuran hujan, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoPresiden Jokowi melayani warga Kabupaten Gowa bersalaman dan berswafoto di bawah guyuran hujan, Kamis (15/2/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com — Hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar saat Presiden Joko Widdo melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, Kamis (15/2/2018).

Mobil Jokowi bahkan menerobos genangan air di sepanjang Jalan Sultan Alauddin yang merupakan Trans- Sulsel demi mencapai Kabupaten Gowa dari Kota Makassar.

Meski hujan belum juga reda, Jokowi yang didampingi istrinya, Nyonya Iriana, tetap semangat membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 1.500 dan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 1.700 di Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa.

Setibanya di lokasi, Jokowi langsung menyalami warga Kabupaten Gowa, sedangkan Iriana mendatangi barisan murid SD dan membagi-bagikan buku.

(Baca juga: Lihat Ada Wanita Lain, Istri Tabrakkan Toyota Fortuner ke Mobil Suami)

Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi tetap mengadakan kuis serta membagikan sepeda kepada dua warga dan seorang murid SD yang bisa membacakan Pancasila.

Setelah membagikan KIP dan kartu PKH, Jokowi terlebih dahulu bersalaman dengan warga. Bahkan, Jokowi melayani ribuan warga yang hendak ber- selfie atau swafoto menggunakan ponsel.

Jokowi tampak beberapa kali mengambil ponsel warga dan melakukan swafoto di bawah guyuran hujan. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kewalahan mengatur warga yang berdesakan berfoto dan bersalaman dengan orang nomor 1 di Indonesia itu.

(Baca juga: Seorang Bapak Tolak Hadiah Sepeda dari Jokowi, Ini Alasannya)

Saat hendak keluar dari Lapangan Syekh Yusuf, mobil yang ditumpangi Jokowi dan Iriana tiba-tiba berhenti. Kaca mobil pun dibuka dan Jokowi beserta Iriana mengeluarkan banyak hadiah dan kaus untuk dibagikan kepada warga yang berdiri sepanjang jalan.

Jokowi beserta rombongan lalu bertolak ke Kabupaten Takalar untuk membagikan 5.000 sertifikat tanah kepada warga.

Adapun sertifikat tanah yang dibagikan adalah 1.500 untuk warga Takalar, 650 sertifikat untuk Kabupaten Gowa, 1.000 sertifikat untuk warga Kabupaten Bantaeng, 1.000 sertifikat untuk warga Kabupaten Bulukumba, 800 sertifikat untuk warga Kabupaten Jeneponto, dan 50 sertifikat untuk warga Kota Makassar.

(Baca juga: Cerita Nenek 80 Tahun Sempat Tolak Sepeda dari Jokowi)

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Regional
Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Regional
'Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia'

"Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia"

Regional
Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Regional
Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Regional
'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X