Kompas.com - 09/02/2018, 17:28 WIB
Ketua DPRD Nunukan Dani Iskandar (paling kanan) langsung mendatangi sekolah filial di Desa Samaendre Semaja yang hanya memiliki satu orang guru. Susi Susanti, satu-satunya guru yang bertahan di sekolah tersebut, saat ini hamil 7 bulan. Dia khawatir terhadap persiapan siswa kelas VI yang harus menghadapi ujian akhir sekolah. KOMPAS.com/SUKOCOKetua DPRD Nunukan Dani Iskandar (paling kanan) langsung mendatangi sekolah filial di Desa Samaendre Semaja yang hanya memiliki satu orang guru. Susi Susanti, satu-satunya guru yang bertahan di sekolah tersebut, saat ini hamil 7 bulan. Dia khawatir terhadap persiapan siswa kelas VI yang harus menghadapi ujian akhir sekolah.

NUNUKAN, KOMPAS.com – Ketua dan sejumlah anggota DPRD Nunukan langsung mengunjungi sekolah dasar (SD) filial di wilayah perbatasan Desa Samaenre Semaja, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, seusai mendapat laporan dari kepala desa setempat saat kegiatan Musrenbang, Rabu (7/2/2018).

Sekolah yang dilaporkan hanya mempunyai satu guru tersebut berada di tengah kebun sawit, di mana bangunan sekolah hanya sebuah bangunan sederhana yang cuma memiliki dua ruangan.

Ketua DPRD Nunukan Dani Iskandar mengaku terenyuh dan terharu dengan perjuangan satu-satunya guru yang sedang hamil tua tersebut untuk tetap bertahan memberi pelajaran kepada siswa.

"Kami terenyuh melihat langsung keadaan sekolah yang menampung anak-anak eks TKI dari Malaysia ini," ujar Dani, Jumat (9/2/2018).

Baca juga: Kisah Pilu di Sekolah Perbatasan Nunukan, 1 Guru untuk 1 Sekolah

Untuk menuju ke sekolah yang berada di tengah kebun sawit tersebut, rombongan anggota Dewan harus berjibaku dengan jalan yang berlumpur. Mobil yang ditumpangi rombongan beberapa kali sempat tergelincir karena jalan yang licin setelah semalam diguyur hujan.

"Tujuannya kami melihat langsung keadaan sekolah, apa yang dibutuhkan dalam waktu dekat karena tidak lama lagi siswa kelas VI ujian," imbuh Dani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SD yang terletak di wilayah perbatasan Desa Samaenre Semaja, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini hanya punya satu guru, itu pun tengah hamil tua.KOMPAS.com/SUKOCO SD yang terletak di wilayah perbatasan Desa Samaenre Semaja, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini hanya punya satu guru, itu pun tengah hamil tua.

Rombongan DPRD Nunukan yang tiba di sekolah itu langsung disambut dengan nyanyian "Indonesia Raya" oleh puluhan siswa. Susi Susanti, satu-satunya guru yang bertahan mengajar di sekolah tersebut, mengaku senang dengan kunjungan ketua Dewan. Dia pun menyampaikan kekhawatiran terhadap nasib siswa kelas VI yang sebentar lagi akan ujian.

"Dua bulan lagi saya akan melahirkan, anak-anak ujian bulan 4 atau 5. Saya berharap Dewan punya solusi," kata Susi.

Mengetahui mendesaknya kebutuhan guru di sekolah filial tersebut, DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan untuk membahas permasalahan itu. Dani memastikan bahwa sekolah harus mendapat tambahan guru secepatnya agar siswa kelas VI  bisa mempersiapkan ujian sekolah dengan baik.

“Selain guru, masih ada kebutuhan ruang kelas, papan tulis, dan bangku sekolah yang dibutuhkan. Ini saja dua hari sudah tidak menulis karena kapur tulisnya habis,” tutur Dani.

Baca juga: Tak Ada Bangku Sekolah, Siswa SD di Perbatasan Nunukan Belajar di Lantai

Kompas TV Mereka tidak bisa belajar di dalam ruang kelas sementara waktu karena ruang kelas mereka hancur tergerus arus Sungai Ngegong.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.