Presiden Jokowi: Saya Titip, Jangan Sampai Anak-anak Dididik oleh HP

Kompas.com - 09/02/2018, 07:00 WIB
Presiden Joko Widodo saat tiba di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (7/2/2018). KOMPAS.com/Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat tiba di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (7/2/2018).

SOLOK, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo mengingatkan para orangtua agar mengawasi anak-anak dalam menggunakan ponsel.

"Saya titip kalau pegang yang namanya handphone atau smartphone, tolong diawasi. Jangan sampai anak-anak kita dididik oleh HP," kata Jokowi dalam sambutannya saat penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan sosial beras sejahtera di GOR Tuanku Tabiang, Batu Tupang, Koto Baru, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (8/2/2018).

Jokowi mengatakan, banyak informasi yang bisa didapat dari telepon pintar, baik yang positif maupun negatif. Oleh karena itu, lanjut dia, penting dalam mengawasi, memperhatikan, hingga membimbing anak-anak yang menggunakan ponsel.

(Baca juga: Kegirangan Bisa Sebut 7 Nama Ikan, Ibu Ini Tagih Sepeda ke Jokowi)

Pada acara tersebut, Presiden menyerahkan KIP kepada 1.173 orang di Kabupaten Solok dengan rincian 384 untuk siswa SD, 384 untuk siswa SMP, 192 untuk siswa SMA, 192 untuk siswa SMK, dan 21 untuk siswa-siswi pendidikan kesetaraan.

Jokowi menuturkan, dana yang ada di kartu KIP hanya boleh dimanfaatkan untuk membeli keperluan pendidikan.

Jika ada siswa-siswi yang menggunakannya untuk membeli pulsa telepon, kartu akan dicabut pemerintah.

"Kita syukuri bahwa pemerintah bisa memberikan Kartu Indonesia Pintar ini agar anak-anak semuanya bisa bersekolah dan nanti kalau pemerintah memiliki anggaran yang lebih, PKH-nya ditambah dan Kartu Indonesia Pintar juga ditambah, doakan saja," ucap Jokowi.

(Baca juga: Seorang Bapak Tolak Hadiah Sepeda dari Jokowi, Ini Alasannya)

Selain itu, Jokowi juga menyerahkan PKH kepada 1.500 orang dan meminta agar dana yang ada di PKH dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi anak dan pendidikan.

"Dana yang ada di PKH itu digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan satu, gizi anak. Jadi, untuk beli telur, ikan boleh, sayur boleh, dan yang kedua untuk keperluan anak-anak sekolah kita," ujar Jokowi.

Presiden bersama Ibu Negara Nyonya Iriana Joko Widodo tiba di Kabupaten Solok sekitar pukul 11.50 setelah menempuh perjalanan darat selama hampir lima jam dari Kabupaten Dharmasraya.

Seusai acara tersebut, Jokowi beranjak ke Kota Sawahlunto sebelum menuju Kabupaten Tanah Datar.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air, Tersisa Beberapa Helai Rambut, Dikirim ke Tanjung Priok

Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air, Tersisa Beberapa Helai Rambut, Dikirim ke Tanjung Priok

Regional
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Modus Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Arahkan Nasabah hingga Negara Rugi Rp 1 M

Modus Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Arahkan Nasabah hingga Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Regional
Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Regional
'Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia'

"Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia"

Regional
Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Regional
Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Regional
'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X