Kronologi Perempuan Dibunuh Selingkuhan lalu Dibuang di Depan Masjid

Kompas.com - 26/01/2018, 20:55 WIB
Polres Kediri menunjukkan Makrus, tersangka pembunuhan perempuan selingkuhannya, Rabu (10/1/2018). 
Surya/Mohammad RomadoniPolres Kediri menunjukkan Makrus, tersangka pembunuhan perempuan selingkuhannya, Rabu (10/1/2018).
EditorCaroline Damanik

KEDIRI, KOMPAS.com - Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan terhadap Nurul Khotimah (38). Jasad perempuan ini ditemukan warga di halaman Masjid Anas Bin Faadolah, Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, 4 Januari lalu.

Polisi telah menetapkan Makrus yang merupakan selingkuhan korban sebagai tersangka.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan, dalam rekonstruksi yang digelar, Rabu (24/1/2018), terungkap cara pelaku membunuh korbannya.

"Rekonstruksi sesuai dengan hasil keterangan tersangka dan saksi," ucapnya.

Awalnya, tersangka menghubungi korban melalui pesan singkat lalu keduanya jalan menuju Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Di tengah perjalanan, tersangka menanyakan masa depan hubungan mereka kepada korban. Namun, korban menolak dan memutuskan mengakhiri hubungannya bersama tersangka. Pasalnya, keduanya sudah memiliki suami dan istri masing-masing.

Mendengar penjelasan itu, Makrus sontak naik pitam dan menghentikan laju mobilnya. Dia turun dari mobil dan berpindah tempat dari kursi sopir ke jok kursi tengah.

Tersangka lalu mengambil tali ikat plastik warna biru dari belakang kursi lalu menjerat korban dari arah belakang.

"Tersangka menutup wajah korban memakai kain sorban. Kemudian, menuju ke Kediri," ucap Hanif.

(Baca juga : Seorang Perempuan Dibunuh Selingkuhan, Jasad Dibuang di Depan Masjid)

Dalam rekonstruksi, tersangka Makrus mengaku sempat bingung mencari tempat untuk membuang jenazah korban.

Namun, mobil lalu diarahkan dari arah barat menuju kecamatan. Pelaku lalu membeli kertas dan spidol di sebuah toko.

"Adegan tersangka membeli kertas itu sangat penting untuk mengetahui kronologi yang sebenarnya," ungkap Hanif.

Saat itu, pemilik toko Mintowati (54) mengetahui tersangka membeli kertas folio bergaris dan spidol.

"Seingat saya dia (tersangka) beli kertas itu sekitar pukul 15.30 WIB," ujar Sutarji, suami Mintowati, Rabu.

Pelaku lalu memutuskan membuang mayat Nurul di depan Masjid Pagu. Awalnya, warga mengira perempuan dengan baju warna hitam itu adalah korban kecelakaan.

Di atas tubuh Nurul pula. warga menemukan sepucuk surat yang berisi sebuah permintaan agar jenazah korban diperlakukan sesuai dengan syariat Islam dan jangan mencari tahu siapa pembunuhnya.

"Untuk reka ulang ini dilakukan 29 adegan," ujar Hanif.

Namun, reka ulang bertambah sebanyak 11 adegan sesuai keterangan tersangka.

Hanif mengatakan, penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Kediri masih mengolah hasil rekonstruksi yang digunakan sebagai pedoman melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sekaligus menentukan pasal yang tepat.

"Terkait pasal yang disangkakan adalah pembunuhan. Namun, masih dalam proses penyidikan dugaan adanya unsur perbuatan pembunuhan berencana," ujar Hanif, Kamis.

Berita ini telah tayang di Tribunkediri.com, Rabu (24/10/2018), dengan judul: Terungkap, Wanita Bercadar Balas Pesan “Masih Ada Abi” Ke Pelaku, Lalu Terjadilah Hal Gila

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X