Kompas.com - 21/01/2018, 08:25 WIB
Boneka maskot berbentuk bambu runcing dengan mengenakan pakaian pangsi beraksi  saat peluncuran Maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/9). Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi secara resmi meluncurkan Maskot yang diberi nama SiBeksi itu sebagai sarana mensosialisasikan kepada masyarakat untuk gunakan hak pilihnya pada Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, 27 Juni 2018 mendatang. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/pd/17 ANTARA FOTO/Risky AndriantoBoneka maskot berbentuk bambu runcing dengan mengenakan pakaian pangsi beraksi saat peluncuran Maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018, di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/9). Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi secara resmi meluncurkan Maskot yang diberi nama SiBeksi itu sebagai sarana mensosialisasikan kepada masyarakat untuk gunakan hak pilihnya pada Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, 27 Juni 2018 mendatang. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/pd/17
|
EditorDiamanty Meiliana

BORONG, KOMPAS.COM - Dibutuhkan pemimpin yang progresif untuk meretas keterisolasian  di seluruh kecamatan dan mengadakan perubahan dalam segala aspek pembangunan di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT. 

Direktur Indopolling Network Jakarta Wempy Hadir menegaskan, jika tidak ada pemimpin yang progresif maka tidak akan ada sebuah kemajuan bagi seluruh wilayah.

Menurutnya, seorang pemimpin yang progresif mampu mendesain pembangunan secara real bagi Manggarai Timur lima tahun mendatang.

Hanya dengan itu pembangunan di Manggarai Timur baik fisik maupun non fisik bisa mengimbangi Kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur.

"Saya kira semua calon punya potensi. Tapi publik Manggarai Timur menurut pandangan saya butuh pemimpin yang berani mengambil langkah konkrit. Tidak hanya sebatas menjalankan kekuasaan sebagai rutinitas saja," katanya, Minggu (21/1/2018).

Ia berharap, pesta demokrasi di Manggarai Timur 2018 mampu melahirkan pemimpin yang revolusioner dan pemimpin yang mempunyai gagasan untuk membangun Manggarai Timur yang lebih baik dan maju.

(Baca juga: Lima Pasangan Bakal Calon di Manggarai Timur Bebas dari Narkotika)

Sebab banyak sekali hal-hal yang perlu dibenahi secara total. Terutama sekali pembangunan infrastruktur serta fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Hal tersebut akan terwujud manakala proses pesta demokrasi langsung mampu menghadirkan kepala daerah yang mempunyai kapasitas untuk membangun daerah. Namun untuk memiliki pemimpin yang berkualitas tidak mudah di tengah tantangan prakmatisme politik.

Terkadang publik hanya melihat tampilan semata ketimbang pesan yang mau dibawa oleh setiap calon.

Menurutnya setiap calon menggunakan tagline dengan filosofinya masing-masing. Pertanyaan pentingnya adalah bagimana mengejahwantahkan tagline tersebut dalam program yang konkrit sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X