Kompas.com - 20/01/2018, 19:31 WIB
Polisi menembak mati begal sadis, Odet (19), karena berusaha melawan petugas. KOMPAS.com/Farida FarhanPolisi menembak mati begal sadis, Odet (19), karena berusaha melawan petugas.
|
EditorErwin Hutapea

KARAWANG, KOMPAS.com - Dua begal sadis kembali diciduk Satreskrim Polres Karawang. Keduanya merupakan anggota komplotan Odet, begal yang ditembak mati polisi baru-baru ini.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan, AS dan W dibekuk di tempat yang sama dengan Odet, di Kotabaru, Karawang, Senin (15/1/2018).

Setelah kapten mereka ditembak mati petugas, keduanya mengunggah status di jejaring sosial Facebook. Mereka mengunggah foto bersama "sang kapten" lengkap dengan ungkapan doa dan menyatakan akan melanjutkan "perjuangan".

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari warganet yang heran dengan tingkah mereka. Rupanya polisi pun memonitor unggahan tersebut.

"Setelah itu ada dua kejadian serupa di TKP (tempat kejadian perkara) berbeda. Hanya saja, mereka melakukan improvisasi modus operandi dalam melancarkan aksinya," kata Maradona, Sabtu (20/1/2018).

Modus pelaku, tambah Maradona, yaitu mencari target dan langsung mengeksekusi. Korban juga diancam menggunakan golok dan gergaji es, dipepet, kemudian diambil barang berharganya.

"Korbannya sampai jatuh dari motor. Alhamdulillah tidak menimbulkan luka berat. Korban yang satunya dihentikan, berusaha mengejar, tapi ada yang menghalanginya," imbuh Maradona.

Baca juga: Residivis Begal Ditembak di Tempat Persembunyiannya di Karawang

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan ternyata masih berasal dari komplotan yang sama dengan yang ditangkap sebelumnya. Polisi kemudian membekuk AW dan S di lokasi yang sama dengan penangkapan Odet.

Namun, kata Maradona, ia tidak bisa menyebutkan alamat dan nama, tetapi hanya inisial karena keduanya masih di bawah umur. "Satu 15 tahun dan satunya lagi 17 tahun," katanya.

Keduanya disangkakan Pasal 365 juncto 55 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara karena ada yang perannya turut serta membantu peristiwa kejahatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X