Gara-gara Sebatang Rokok, Penjual Gudeg Pukul Temannya hingga Koma

Kompas.com - 16/01/2018, 14:05 WIB
Kapolsek Bandung Wetan tengah menanyakan alasan pelaku RF memukuli temannya hingga koma, di Mapolsek Bandung Wetan, Kota Bandung, Selasa (16/1/2018). KOMPAS.com/AGIE PERMADIKapolsek Bandung Wetan tengah menanyakan alasan pelaku RF memukuli temannya hingga koma, di Mapolsek Bandung Wetan, Kota Bandung, Selasa (16/1/2018).
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - RF (20) ditangkap Polsek Bandung Wetan, Selasa (16/1/2018), lantaran nekat memukul dua temannya hingga koma.

Kedua korban yakni seorang sopir angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra bernama Angga dan seorang kernet angkot bernama Dede yang kini tak sadarkan diri di rumah sakit.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Bandung Wetan, Kompol Hidayatulloh menjelaskan, penganiayaan terjadi pada Sabtu (16/1/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, pelaku hendak pulang berjualan gudeg di Jalan Kebon Kawung, tepatnya di bawah flyover. Di sana, pelaku bertemu korban yang sedang istirahat. Pelaku kemudian meminta rokok namun tak diberi oleh korban.

(Baca juga : Pelaku Pemukulan Joker Diperkirakan Empat Sampai Lima Orang )

"Tersangka meminta rokok terhadap korban tapi tidak dikasih. Tersangka marah dan memukul korban berkali-kali,” ujarnya.

Meski terkena pukulan, korban Angga berhasil menghindar dan lari. Sedang korban Dede harus menerima bogem mentah hingga pukulan batu bata beberapa kali. Tak puas, pelaku pun kemudian menginjak korban.

“Korban dipukul dengan tangan dan batu bata hingga terluka parah di kepala dan leher, sekarang korban kritis,” jelas Hidayatulloh.

Polisi yang menerima laporan sekitar pukul 6.30 WIB langsung bergerak mencari pelaku dan berhasil menangkap pelaku di hari itu juga. “Satu jam berikutnya, tersangka kita amankan berikut barang buktinya,” tuturnya. 

Berdasarkan keterangan pelaku, pemukulan tersebut dilakukannya usai menenggak minuman keras. “Sebelumnya pelaku meminum miras kurang lebih 8 botol dengan istrinya,” jelasnya.

(Baca juga : Pemukulan Remaja Berujung Perkelahian, Satu Orang Tewas )

Bahkan berdasarkan keterangan istri pelaku, lanjut Hidayat, pelaku kerap memukuli orang ketika mabuk. “Pelaku ini suka mukulin orang kalau lagi mabuk,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku RF mengaku kesal lantaran korban tak memberinya rokok. “Minta rokok sama temen saya Angga, tapi tidak dikasih, padahal minta sebatang,” tuturnya.

RF mengaku saat melakukan pemukulan itu dirinya usai menenggak minuman beralkohol sebanyak 8 botol. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X