Pilkada Magelang, Calon Bupati Petahana Versus Calon Wakil Bupati Petahana - Kompas.com

Pilkada Magelang, Calon Bupati Petahana Versus Calon Wakil Bupati Petahana

Kompas.com - 11/01/2018, 11:48 WIB
Muhammad Zaenal Arifin dan Rohadi Pratoto, bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada Magelang 2018, saat mendaftar di KPU Magelang, Jawa Tengah, Rabu (10/1/2018).KOMPAS.com/Ika Fitriana Muhammad Zaenal Arifin dan Rohadi Pratoto, bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada Magelang 2018, saat mendaftar di KPU Magelang, Jawa Tengah, Rabu (10/1/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati secara resmi telah mendaftar ke KPU Kabupaten Magelang untuk maju Pilkada Magelang 2018 pada hari terakhir, Rabu (10/1/2018).

Pasangan pertama yang mendaftar ke KPU adalah Muhammad Zaenal Arifin dan Rohadi Pratoto (Zaroh). Kandidat yang diusung koalisi Partai Gerindra, Golkar, dan PKS. Muhammad Zaenal Arifin ini merupakan wakil bupati petahana selama dua periode berturut-turut. Adapun Rohadi Pratoto juga sempat mengikuti Pilkada 2014 sebagai calon bupati, tetapi tidak berhasil.

Saat mendaftar, Zaenal-Rohadi diantar ratusan pendukung dan simpatisan partai pengusung serta partai pendukung, yakni Nasdem, PBB, Hanura, PKPI, Idaman, dan Perindo.

"Kami optimistis akan memimpin Kabupaten Magelang bersama Bapak Rohadi Pratoto," ujar Muhammad Zaenal Arifin.

"Kami juga optimistis. Kalaupun sekarang maju sebagai calon wakil bupati, bagi saya tidak masalah. Itu hanya jabatan. Saya akan membenahi birokrasi yang saat ini seperti kapal karam. Mendorong sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM," timpal Rohadi Pratoto.

Baca juga : Daftar Pilkada Kabupaten Magelang, Zaenal-Edy Dikirab Mobil VW Safari

Sementara itu, pasangan kedua adalah Zaenal Arifin dan Edy Cahyana (Padi) datang ke KPU sekitar pukul 14.15 WIB. Keduanya dikirab naik mobil antik VW Safari dari lokasi deklarasi di Balkondes Bumiharjo Borobudur ke kantor KPU yang berjarak sekitar tiga kilometer.

Pasangan ini diusung oleh PDI-P, PKB, PAN, Demokrat, dan PPP. Zaenal Arifin sampai saat ini masih menjabat sebagai Bupati Magelang. Dia mengaku bersedia maju pilkada lagi karena ingin membangun Magelang lebih baik lagi dan melanjutkan beberapa program yang belum tuntas.

"Niat kami ingin menambal yang kurang karena kami sadar sebagai manusia tak sempurna. Tentu ada program yang sudah berjalan baik, tapi juga ada perlu diperbaiki, seperti jalan, irigasi, dan sebagainya. Bersama kita membangun Magelang lebih baik," ujar Zaenal.

Baik Zaenal Arifin maupun Muhammad Zaenal Arifin kompak menyatakan bahwa roda pemerintahan Kabupaten Magelang tidak akan terganggu dengan majunya mereka pada Pilkada 2018. Mereka mengaku tetap menyelesaikan tanggung jawab serta tugas-tugas jabatannya hingga penetapan calon bupati dan wakil bupati oleh KPU setempat.

Ketua KPU Kabupaten Magelang Afifudin menyatakan, persyaratan kedua pasangan bakal calon sudah lengkap. Tahap selanjutnya, mereka harus menjalani tes kesehatan di RS dr Moewardi Solo, Sabtu (13/1/2018).

"Berkas pesyaratan pendaftaran sudah lengkap. Selanjutnya, kami akan buat surat pengantar untuk melakukan tes kesehatan medis dan rohani di RS dr Moewardi Solo," jelas Afif.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErwin Hutapea

Close Ads X