Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2018, 16:46 WIB
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com - Dua pasangan calon dalam Pilkada Kota Malang, Jawa Timur, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Rabu (10/1/2018). Keduanya adalah pasangan M Anton-Syamsul Mahmud dan Yaqud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi.

Meski sudah resmi mendaftar, masih banyak berkas calon yang masih belum terpenuhi. Di antaranya visi misi dan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). 

"Iya visi misinya tidak ada, laporan harta kekayaan pejabat negara juga tidak ada. Itu bisa diserahkan pada masa perbaikan," kata Komisioner KPU Kota Malang, Ashari Husen.

Ia mengatakan, masa perbaikan berkas calon akan berlangsung pada 18-20 Januari 2018. Setiap pasangan calon harus memperbaiki seluruh berkasnya pada tanggal tersebut.

"Ada beberapa poin yang memang harus dilakukan perbaikan tanggal 18 sampai 20," jelasnya.

(Baca juga : Pilkada Kota Malang, Dua Pasangan Calon Walikota Siap Bersaing )

Yaqud Ananda Gudban, calon wali kota Malang mengakui banyaknya berkas yang belum terpenuhi. Selama ini dirinya disibukkan dengan pengurusan rekomendasi partai pengusung sehingga ada berkas yang belum sempat disiapkan.

"Iya, kemarin karena memang saya masih mengurus rekom sehingga banyak persyaratan yang sifatnya personal yang masih belum terlengkapi. Tapi sudah berproses. Kalau visi misi kan tidak bisa langsung gitu ya. Kita akan membuat yang sempurna," tuturnya.

M Anton, calon wali kota Malang petahana mengaku akan melanjutkan programnya menjadikan Kota Malang bermartabat meski belum dijabarkan dalam bentuk visi misi. Pihaknya segera mempersiapkan visi misi termasuk LHKPN.

"Nanti melengkapi data-data yang masih kurang. Untuk hal ini telah menyiapkan," bebernya.

(Baca juga : Moreno Suprapto Lebih Pas Bertarung di Pilkada Kota Malang )

Seperti diketahui, sudah ada dua pasangan calon Pilkada Kota Malang yang mendaftar ke KPU Kota Malang. Pasangan pertama, M Anton-Syamsul Mahmud yang diusung PKB, PKS, dan Partai Gerindra.

Kedua adalah pasangan Yaqud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP, dan Nasdem.

Pasangan calon Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko yang diusung Partai Demokrat dan Golkar dijadwalkan akan mendaftar hari ini.

Kompas TV Khofifah - Emil diantar oleh kerabat dan petinggi parpol pendukung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.