Kompas.com - 24/12/2017, 21:33 WIB
|
EditorAmir Sodikin

BENGKULU, KOMPAS.COM - Sebanyak 57.356 warga Bengkulu mendapatkan pembagian sertifikat dari Presiden Joko Widodo yang penyerahannya diwakilkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR-RI) Basuki Hadimuljono.

Pelaksanaan Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat ini dipusatkan di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Sabtu (23/12/2017).

Dalam penyerahan itu dilakukan juga diskusi teleconfrence dengan Presiden RI Joko Widodo di hadapan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, para Bupati-Walikota Se-Provinsi Bengkulu dan 3.000 warga yang hadir.

“Saya tahu seluruh pegawai BPN bekerja pagi siang dan malam untuk menyelesaikan target yang telah saya tentukan dan saya tidak mau ditawar, karena rakyat menunggu sertifikat ini. Setiap saya ke daerah, keluhannya selalu yang banyak ke telinga saya ini masalah sengketa tanah, karena rakyat tidak memegang bukti hak hukum atas tanah,” terang Presiden RI Jokowi, dari Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga : Jokowi Targetkan 10 Juta Sertifikat Lahan Per Tahun pada 2018

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, program ini perlu dilakukan percepatan karena dari 126 juta tanah masyarakat di Indonesia, baru 46 juta yang memiliki sertifikat.

Untuk itu, jika hal tersebut tidak dilakukan percepatan, maka hingga 2019 penyerahan sertifikat tersebut tidak akan selesai. Ditargetkan Presiden RI Jokowi, setiap tahunnya 10 ribu sertifikat harus diserahkan kepada masyarakat.

“Ini dilaksanakan, supaya sertifikat-sertifikat itu lebih cepat sampai kepada pemiliknya. Itu sangat ditunggu, tidak hanya untuk mengurangi konflik tapi juga ada nilai ekonominya, itu sangat diprioritaskan beliau (Presiden RI Jokowi),” jelas Basuki Hadimuljono usai menyerahkan sertfikat tanah kepada 12 warga Bengkulu secara simbolis.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), telah memberikan hak sertifikat atas tanah bagi masyarakat Bengkulu.

Alhamdulillah untuk Bengkulu tadi telah diserahkan sebanyak 3.000 sertifikat dan sisanya dilanjutkan secara bertahap. Yang jelas saya imbau kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat untuk mempergunakannya sebaik dan sebijak mungkin,” ungkap Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Selain di Provinsi Bengkulu, penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat pada tahap ini juga dilakukan di 4 provinsi lainnya, yaitu di Provinsi Jawa Tengah 10.350 sertifikat, Yogyakarta 4.000 sertifikat, Sumatera Barat 24.919 sertifikat dan Sulawesi Tenggara sebanyak 69.666 sertifikat.

Direncanakan penyerahan sertifikat akan dilanjutkan pada 28 Desember 2017 sebanyak 1 juta lebih kepada masyarakat di 8 provinsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.