Kompas.com - 21/12/2017, 09:58 WIB
Lokasi pembuangan sampah liar di Desa Bojongsari, Brebes, Kamis (21/12/2017). Sampah di lokasi ini bersumber dari Cirebon. Kompascom/Nazar NurdinLokasi pembuangan sampah liar di Desa Bojongsari, Brebes, Kamis (21/12/2017). Sampah di lokasi ini bersumber dari Cirebon.
|
EditorErwin Hutapea


BREBES, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memprotes banyaknya kiriman sampah dari wilayah Cirebon yang dibuang di wilayah Brebes. Sampah-sampah itu terlihat menggunung dan menimbulkan bau tidak sedap hingga wilayah Brebes.

"Kami mau kirim surat resmi pada Kabupaten (Cirebon) dan Provinsi (Jabar) nanti duduk bersama. Sampah ini harus dipindah," kata Ganjar seusai meninjau lokasi pembuangan sampah itu di Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Brebes, Kamis (21/12/2017).

Wilayah Bojongsari sendiri merupakan desa terakhir di Brebes yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Lokasi pembuangan sampah dari Cirebon diklaim masuk di dalam batas patok desa itu. Artinya, tempat pembuangan sampah itu masuk di dalam wilayah Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, kedatangannya di lokasi pembuangan sampah didasari atas banyaknya komplain warga terhadap dirinya. Warga Brebes mengeluhkan kondisi TPS dan bau tak sedap dari lokasi pembuangan itu.

Sampah di lokasi terlihat menggunung. Sejumlah alat berat meratakan sampah yang dikirim melalui truk dump itu. Lokasi sampah itu berada di bantaran Sungai Cisanggarung.

"Sampah ini dari Cirebon. Saya ke sini karena banyak komplain dari warga, laporan kemarin saat kunjungan," ujar Ganjar.

Baca juga: Di Daerah Ini, Sampah Diolah Jadi Pupuk, Gas, hingga Biosolar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut politisi 49 tahun itu, lokasi sampah di bantaran sungai sudah tidak dibolehkan. Selain itu, sampah juga menimbulkan polusi bagi warga Brebes.

"Polusi baunya luar biasa, warga Brebes mengadu ke saya," tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jawa Tengah Sugeng Riyanto mengatakan, pihaknya telah mengirim surat ke Dinas LHK Jabar terkait kondisi itu. Namun, tidak ada balasan atas surat protes yang diberikan.

"Sudah dua kali surat, tetapi enggak dijawab. Brebes juga kirim surat, tetapi enggak merespons," ujarnya.

Gubernur Jateng mengusulkan agar semua pihak diundang rapat untuk mengatasi persoalan itu, baik Pemprov Jabar, Cirebon, maupun kementerian pusat.

Selain sampah, pihak Dinas LHK juga menemukan laporan adanya pembuangan lumpur tinja di sekitar lokasi pembuangan sampah.

Kompas TV Limbah medis alat-alat kesehatan yang tergolong bahan berbahaya dan beracun tampak berserakan di Cirebon.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.