Sepenggal Cerita Polwan Cantik di Sela Persiapan Kirab Budaya Bobby-Kahiyang

Kompas.com - 22/11/2017, 20:34 WIB
Kompas TV Ada 6.500 personel gabungan dan sejumlah kendaraan taktis disiapkan untuk keamanan presiden.
|
EditorErwin Hutapea

"Masyarakat Medan jangan dongkol (kesal) kalau macet. Pasti macet, kan? Pasti itu, harap maklumlah," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, tujuh kereta kencana asli dari Solo akan menjadi kendaraan Presiden Joko Widodo dan istrinya, Kahiyang Ayu Siregar dan suaminya Muhammad Bobby Afif Nasution, serta para anggota keluarga lainnya.

Kereta tersebut akan melintasi Jalan Ringroad, tepatnya mulai dari Medan International Convention Center (MICC) di Jalan Gagak Hitam sampai rumah orangtua Bobby di Perumahan Bukit Hijau Regency (BHR), Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Medan. Jaraknya sekitar dua kilometer.

Tak hanya kereta kencana, turut memeriahkan kirab yang menjadi acara puncak penutupan Manopot Horja atau Ngunduh Mantu yaitu 15 sado yang didatangkan dari Kota Brastagi, Kabupaten Karo. 

Ada juga puluhan becak bermotor hias, ratusan personel gabungan TNI dan Polri, serta ribuan Relawan Jokowi. Para personel gabungan dan relawan akan berjalan kaki sambil mengenakan pakaian adat masing-masing.

"Rencananya ada 200 polisi wanita yang jadi peserta kirab. Saya harap masyarakat dapat bekerja sama dengan polisi. Apalagi ada pengalihan arus lalu lintas, tapi rekayasa arus lalu lintas cuma sebentar. Saya dan Pangdam sudah mengatur keamanannya," kata Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X