Pangdam Siliwangi Sebut Kerusakan Lingkungan di Jabar Bisa Bahayakan Jakarta

Kompas.com - 21/11/2017, 05:26 WIB
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo tengah memberikan sambutan dalam acara silaturahmi pegiat lingkungan hidup di Makodam III/Siliwangi, Senin (20/11/2017). KOMPAS.com/AGIE PERMADIPangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo tengah memberikan sambutan dalam acara silaturahmi pegiat lingkungan hidup di Makodam III/Siliwangi, Senin (20/11/2017).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo menyatakan bahwa Jawa Barat memiliki nilai strategis bagi ibu Kota Jakarta. Lantaran selain memberikan pasokan oksigen juga mengalirkan air ke Sungai Ciliwung.

"Jabar memiliki nilai strategis bagi ibu kota Jakarta. Seandainya dibayangkan daerah penyangga berbatasan dengan DKI Jakarta seperti Bogor, Cianjur mengalami kerusakan ekosistem, maka yang terjadi membahayakan jutaan umat manusia termasuk di Jakarta," ujar Doni dalam sambutannya di acara silaturahmi dan masukan para penggiat lingkungan di Makodam III/ Siliwangi, Kota Bandung, Senin (20/11/2017).

Bahkan, lanjut Doni, pasokan oksigen Kota Jakarta pun ada di Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak.

"Dan aliran Sungai Ciliwung pun dari gunung ini. Bayangkan apabila seluruh hulu sungai yang tercemar oleh bahan kimia baik logam berat, sianida mencemari alamnya. Untuk jangka panjang maka bisa jadi seluruh air di Jakarta cepat atau lambat akan mengalami pencemaran," katanya.

Baca juga : Ada Kerusakan Lingkungan dan Dugaan Korupsi di Balik Banjir Garut

Menurutnya, penanganan persoalan lingkungan hidup di Jawa Barat ini memerlukan kesungguhan dari seluruh pihak.

Tata Sungai Citarum

Sementara itu, Kodam III/Siliwangi sendiri sudah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jabar sejak Januari 2015 untuk menata Sungai Citarum.

"Ke depan, kita tak hanya menata Sungai Citarum, tapi bagaimana kita bisa berangkulan tangan untuk membuat sistem, pola agar energi yang dikeluarkan tidak sia-sia," ujarnya.

Hanya saja, jika penangan ini tidak dilakukan dengan bijak justru akan berdampak sebaliknya. Bukan tak mungkin ekosistem yang rusak bisa membahayakan keselamatan mahluk hidup.

"Kalau (kerusakan ekosistem) ini dibiarkan terus, berapa banyak dana yang harus dikucurkan. Momen ini (silaturahmi dengan para pegiat lingkungan hidup) baik untuk bisa kontemplasi dan refleksi dua tahun menata Sungai Citarum," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X